Yazid Tak Restui Anaknya Maju Pilbup

KEBUMEN, SM Network – Bupati Kebumen Yazid Mahfudz menegaskan tak merestui anaknya maju Pilbup 2020. Hal itu disampaikan Yazid menanggapi pencalonan Eno Syafrudin sebagai kandidat bupati yang dikabarkan bakal menggandeng putranya, Ahmad Haujaki Al Amkani.

“Saya jelas tidak merestui. Mending ambil yang lain saja,” tegas Yazid saat audiensi dengan awak media yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kebumen di Rumah Makan Sop Arie II Jalan Lingkar Selatan Kebumen, Selasa (17/3).

Haujaki sendiri juga disebut Yazid lebih memilih untuk fokus pada pekerjaannya sekarang sebagai Anggota DPRD Kebumen dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sedangkan Yazid masih mengikuti proses penjaringan dan penyaringan bakal calon bupati melalui partai berlambang bumi berbintang sembilan tersebut.

Pihaknya pun berharap agar Eno menjadi pendampingnya. Mengingat, Yazid terbentur regulasi KPU untuk menjadi kandidat wakil bupati. “Dan jangan sampai hanya ada calon tunggal. Semakin banyak calon semakin bagus,” imbuhnya.

Undang Reaksi Perkembangan Pilbup 2020 sementara ini memang kian mengarah calon tunggal, sehingga mengundang reaksi dari berbagai kalangan untuk mendorong kandidat lain agar bisa maju. Untuk diketahui, setelah PDIP merekomendasikan Arif Sugiyanto-Ristawati, satu per satu partai ikut merapat. Setelah Golkar, giliran PAN melalui rapat pleno di Momong Resto, Senin (16/3).

Bahkan Partai Gerindra Kebumen yang dipimpin Agung Prabowo serta perwakilan PPP Kebumen dan lainnya, ikut mendampingi Arif saat mendaftar di DPC PDI Perjuangan. Sepertinya kini tinggal Demokrat dan PKB. Itu pun terdapat Arif-Rista yang ikut uji kelayakan dan kepatutan di PKB. Juga terdapat Yazid Mahfudz yang belum memiliki pendamping.

“Tapi kalau bisa di luar dua kandidat itu. Dan kami memandang kemunculan Eno Syafrudin yang menantu Wapres KH Maruf Amin cukup bagus. Apalagi beliau kan merepresentasikan NU-Muhammadiyah,” kata Ketua Ikatan Warga Asal Kabupaten Kebumen (IWAKK) Walet Emas, HS Hartono yang ditemui terpisah, kemarin.


Arif Widodo

Tinggalkan Balasan