SM/doc

WONOGIRI, SM Network – Kebijakan seragam sekolah gratis yang akan dilaksanakan Pemkab Wonogiri tidak hanya mencakup siswa SD, SMP, MI, dan MTs negeri. Namun, para siswa SD, SMP, MI, dan MTs swasta juga akan menerima seragam sekolah gratis tersebut.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdukbud) Kabupaten Wonogiri Sriyanto mengatakan, anggaran yang dialokasikan untuk seragam gratis mencapai Rp 9 miliar.

“Seragam gratis akan diberikan kepada siswa baru yang masuk SD, SMP, MI, dan MTs negeri maupun swasta,” katanya, Selasa (3/3).

Meski demikian, ada beberapa sekolah swasta yang tidak mendapatkan seragam gratis. Pasalnya, mereka sebelumnya tidak bersedia menerima Biaya Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) sehingga secara otomatis tidak bisa mendapatkan seragam gratis tersebut.

Adapun perkiraan jumlah siswa SD negeri yang akan menerima seragam sekolah gratis mencapai 8.933 anak, siswa SMP negeri 10.442 anak, siswa MI dan SD swasta 793 anak, sedangkan siswa MTs dan SMP swasta 2.263 anak.

Seragam sekolah gratis rencananya diberikan sebulan setelah masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). “Untuk SD sudah dalam bentuk seragam jadi. Sedangkan untuk SLTP diberikan dalam bentuk kain bahan,” terangnya.

Setiap siswa akan menerima tiga stel seragam sekolah. Yakni seragam putih-merah untuk SD, putih-biru untuk SLTP, batik, dan pramuka. Menurutnya, pengadaan seragam sekolah gratis itu cukup rumit karena ukurannya berbeda-beda. “Ada ukuran S, M, L dan mungkin ukuran yang lebih besar lagi,” ujarnya.

Pihaknya berencana mengadakan studi banding ke daerah lain untuk menimba ilmu tentang pengadaan seragam sekolah gratis. Pasalnya, program itu baru pertama kali diadakan di Wonogiri.


Khalid Yogi

3 KOMENTAR