Wisata Gunung Tidar Siap Buka Lagi

MAGELANG, SM Network – Kawasan wisata religi dan alam Gunung Tidar bersiap dibuka kembali setelah tutup sekian lama akibat pandemi Covid-19. Namun, sebelumnya dilakukan simulasi terlebih dahulu yang melibatkan tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Magelang.

Kepala UPT Kebun Raya Gunung Tidar, Agus Suprijanto mengatakan, simulasi dilakukan guna persiapan objek wisata ini dibuka kembali untuk umum. Simulasi tidak melibatkan pengunjung, hanya dari tim gugus tugas saja yang menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. “Kami mengajukan ke tim gugus tugas untuk melakukan simulasi ini. Hari ini kita persiapan simulasinya,” ujarnya di sela kegiatan, Selasa (21/7).

Simulasi sendiri dimulai dari pintu masuk dengan dilakukan pengecekan suhu tubuh terhadap pengunjung yang melintas. Suhu tubuh maksimal 37,5 derajat celcius yang bisa masuk area wisata dan mereka yang benar-benar sehat saja. “Pengunjung kita arahkan untuk mencuci tangan di wastafel yang telah tersedia. Berikutnya pengunjung mengantre pengembalian tiket. Untuk pembelian tiket masih kita lakukan secara manual. Kita belum online, karena banyak pengunjung yang dari masyarakat menengah ke bawah,” katanya.

Agus menyebutkan, pengunjung dapat berwisata aman dan nyaman dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Juga akan dilakukan penyemprotan desinfektan setiap hari Selasa dan Kamis.

“Termasuk kita semprotkan desinfektan pada besi pegangan setiap satu jam sekali,” tuturnya.

Dia menambahkan, pada simulasi hari ini masih ada yang kurang, yaitu banner informasi, tanda untuk jaga jarak, dan beberapa masih perlu pembenahan dan dirapikan. Pihaknya menargetkan awal bulan Agustus sudah bisa dibuka kembali untuk umum.

“Namun, untuk kepastiannya kami masih menunggu rekomendasi dari tim gugus tugas,” jelasnya.

Pada saat buka kembali, kata Agus, pihaknya akan melakukan pembatasan jumlah pengunjung. Kalau biasanya per hari bisa 3000 pengunjung, nanti akan dibatasi hanya 1000 pengunjung per hari.

“Waktu kunjungan juga kita batasi. Hari biasa akan buka jam 07.00-16.00. Untuk hari tertentu, seperti hari besar Islam, malam satu suro, malam Jumat Kliwon, malam Selasa Pahing atau kliwon akan ada dispensasi buka hingga 24 jam,” paparnya.


Asef F Amani

Tinggalkan Balasan