Waspada, Ada Modus Baru Peredaran Narkotika di Masa Pandemi

MUNGKID, SM Network – Dimasa pandemi ini Covid-19 peredaran narkoba masih begitu masif. Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Magelang baru saja mengungkap modus baru peredaran narkoba menggunakan masker.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala BNNP Jateng Brigjen Pol Benny Gunawan saat konferensi pers di BNNK Magelang, Jumat (11/9).

“Modus baru, memang di Jawa Tengah ini modus yang digunakan para tersangka ini aneh-aneh. Dengan situasi di tengah pandemi ini banyak kreatifitasnya. Seperti di Jepara, ganja melalui brownies dicampur dengan cookies. Di bandara Semarang melalui dubur, ada juga yang menggunakan microwave,” jelas Brigjen Pol Benny Gunawan.

Dari kasus ini, BNN berhasil mengamankan tersangka dengan inisial JML (41), warga Dusun/Desa Sindurejan, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo. Kronologi kejadian tersebut yakni pada Kamis (27/8/2020), Tim Pemberantasan Narkotika BNN Kabupaten Magelang menerima informasi dari masyarakat bahwa adanya orang membawa narkotika didaerah Muntilan.

Kemudian Tim Pemberantasan Narkotika BNN Kabupaten Magelang menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi orang yang dicurigai membawa narkotika. Pada pukul 19.30 Tim melakukan penangkapan terhadap JML yang sedang membawa narkotika di Jl Magelang Purworejo, Kelurahan Pakelan Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang.

“Modusnya adalah tersangka JML membawa narkotika jenis shabu dimasukkan ke dalam masker kain warna biru yang sudah dilubangi bagian tengahnya yang sedang dipakai oleh Tersangka,” imbuhnya.

Benny juga mengungkapkan, saat ini banyak oknum yang memanfaatkan jasa ekspedisi barang. “Sedangkan modus operandi yang paling sering adalah menggunakan ekspediksi. Dimana dengan ada ekspedisi ini menggunakannjalan tol menjadi alat transportasi yang begitu mudah,” ujarnya.

Dari modus operandi tersebut, shabu dimasukkan ke dalam masker berwarna biru yang sudah dilubangi bagian tengahnya, kemudian dipakai tersangka. “Jadi di lubangi agar bisa bernafas, kalau tidak nanti dia sendiri yang menggunakan narkobanya,” kata Benny.

Setelah melakukan penggeledahan terhadap tersangka tersebut, BNNK Magelang mendapatkan satu paket shabu dalam plastik klip bening yang dibungkus sedotan bening bergaris merah seberat 0,55 gram beserta plastik pembungkusnya. Kemudian satu buah telepon genggam, satu buah masker berwarna biru, dan satu unit sepeda motor.

Pada hari yang sama, tim BNNK Magelang juga mengamankan seorang pelaku peredaran gelap narkotika jenis Shabu seberat 0,53 gram pada pukul 21.30. Tersangka berinisial SR (58) warga Kelurahan Tamanagung, Kecamatan Muntilan. “Tersangka di tangkap tim pemberantasan BNN Kabupaten Magelang karena kedapatan membawa narkotika jenis shabu yang di bawa di saku jaket sebelah kanan di depan rumahnya,” paparnya.

Diketahui kedua tersangka merupakan residivis kasus narkotika. Saat ini kedua tersangka masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Penyidik BNNK Magelang untuk mengembangkan kasus tersebut. Tersangka akan dijerat dengan pasal 112 ayat (1) dan atau Pasal 127 Ayat (1) huruf a UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun.

1 Komentar

  1. 252243 509914Some genuinely good and utilitarian info on this site, as nicely I believe the style has got excellent capabilities. 418680

Tinggalkan Balasan