Warung Makan Geprek Bakar Terbakar

MAGELANG, SM Network – Sebuah warung makan Geprek Bakar Mbok Tentrem di RT 02/RW 02 Kelurahan Magersari Kota Magelang terbakar, Selasa (9/6) sekitar pukul 01.30. Meski tak menimbulkan korban jiwa, sejumlah barang penting hangus terbakar, seperti sepeda motor matik, kulkas, dan alat-alat masak.

Rahmat Sulistiyanto (50), pemilik warung makan mengatakan, ia mengetahui warung makannya terbakar setelah dibangunkan oleh warga. Mendapati warung yang menempel di rumahnya itu terbakar, ia langsung keluar rumah guna menyelematkan diri dan keluarga. “Saya tidak berpikiran untuk memadamkan api, karena terlihat membesar dan panas. Saya ajak istri dan anak-anak keluar rumah untuk menyelematkan diri,” ujarnya di lokasi kejadian.

Bapak yang akrab disapa Yanto ini mengaku, kondisi warung saat itu sudah tutup setelah sehari sebelumnya buka sampai sekitar pukul 23.00. Ia pun tidak mengetahui persis penyebab warungnya yang sudah berdiri sejak setahun lebih ini terbakar. “Mungkin penyebabnya dari kompor. Tapi, perasaan saya ketika warung tutup kompor sudah dimattin semua. Saya pakai dua kompor biasa. Tabung gas melon juga biasa, tidak ada yang meledak,” katanya didampingi istri dan anaknya.

Ia menuturkan, warung makannya baru sekitar satu tahun berdiri. Meski buka di tempat yang kurang strategis, yakni di tengah kampung, tapi warungnya cukup ramai. Terutama, oleh pesanan melalui daring. “Lumayan ramai, karena saya ikut aplikasi online. Kalau yang datang ke warung tidak begitu ramai, hanya anak-anak kos sekitar saja,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Magelang Selatan, Kompol Moch Choirul Anwar mengutarakan, berdasarkan keterangan saksi mata, kebakaran terjadi sekitar pukul 01.30. Saksi bernama Dartono (62) saat itu mencium bau kebakaran dan mengecek di rumah sebelah. “Saksi melihat dapur milik Yanto sudah dalam keadaan terbakar. Kemudian ia memukul tiang telepon untuk membangunkan warga. Sesaat kemudian dua warga datang, satu membangunkan pemilik warung dan satunya berusaha memadamkan api dengan Apar milik SD Magersari 2,” paparnya. Karena Apar milik SD tidak bisa digunakan, maka saksi menguhubungi pemadam kebakaran. Sekitar pukul 03.30 api dapat dipadamkam oleh petugas Damkar dengan menggunakan empat unit kendaraan Damkar.

“Kerugian jiwa tidak ada. Kerugian materi berupa sepeda motor matik, almari, kulkas, dan alat memasak dengan taksiran Rp 25 juta. Kami menduga kebakaran ini akibat kelalaian korban yang lupa mematikan kompor setelah memanasi makanan,” ungkapnya.


Asef Amani

6 Komentar

  1. Like!! I blog frequently and I really thank you for your content. The article has truly peaked my interest.

  2. Good one! Interesting article over here. It’s pretty worth enough for me.

  3. These are actually great ideas in concerning blogging.

  4. 750626 85104Properly written articles like yours renews my faith in todays writers. Youve written data I can lastly agree on and use. Thank you for sharing. 517134

Tinggalkan Balasan