Warga Kandangan Gerakan Lumbung Padi Untuk Bertahan Dimasa Pandemi

TEMANGGUNG, SM Network-Dampak ekonomi atas pandemi yang berlangsung begitu terasa di masyarakat. Kedepan, sektor pangan menjadi bagian yang harus diamankan. Karena pandemi ini belum dapat dipastikan kapan selesainya.

Di Desa Kedungumpul, Rumah Zakat bersama masyarakat menghidupkan kembali lumbung padi. Minggu (21/06) nampak warga membawa gabah untuk disimpan di lumbung padi yang berada di Dusun Kedungwiyu, Desa Kedungumpul, Kecamatan Kandangan.

Anantiyo Widodo selaku fasilitator Rumah Zakat menyampaikan harapannya agar dengan adanya lumbung padi, pangan masyarakat bisa aman sekian bulan kedepan. Pasalnya, kita semua tidak akan tahu pandemi Coid-19 ini akan berlangsung sampai kapan, maka lebih baik menyiapkan pangan untuk keamanan dan ketahanan pangan masyarakat.

“Sekarang adalah waktu yang tepat untuk menabung gabah karena sedang musim panen padi. Kita tidak akan tahun pandemi korona ini sampai kapan berakhir, lebih baik melakukan apa yang bisa kita lakukan,”ujar Anantiyo Senin (22/6).

Masyarakat Dusun Kedungwiyu, Desa Kedungumpul sendiri terlihat antusias atas program ini. Disampaikan oleh Sayup, Ketua Lumbung Padi Dusun Kedungwiyu bahwa masyarakat melakukan kerja bakti hingga tengah malam untuk menyelesaikan ruang bagi penyimpanan gabah.

Sementara itu, Pemerintah Desa Kedungumpul menyambut baik kegiatan lumbung padi. Hendro Wacono, Kepala Desa Kedungumpul menyampaikan bahwa dibutuhkan kerjasama dari berbagai pihak untuk mengatasi persoalan yang muncul atas akibat dari pandemi Covid 19 ini.

“Pemerintah Desa Kedungumpul selalu mendukung setiap program yang memajukan masyarakat, salah satunya adalah program lumbung padi dari Rumah Zakat. Hanya kebersamaanlah hanya kegotong royonganlah yang bisa membuat kita bertahan di masa sulit ini,”ujar hendro.


K41/Raditia Yoni Ariya

Tinggalkan Balasan