Warga Harus Jujur Cegah Kasus Indogrosir Terulang

YOGYAKARTA, SM Network – Penderita positif Covid-19 di DIY dalam beberapa hari terakhir melonjak dan sebagian besar berasal dari klaster baru yakni pusat perbelanjaan Indogrosir, Sleman. Berdasarkan pelacakan, penyebaran virus corona melalui pusat perbelanjaan itu terjadi karena ada penderita tidak jujur terpapar virus corona. Ia yang sudah terpapar virus tidak mengisolasi diri tetapi malah berinteraksi dengan orang lain.

Ketua DPRD DIY Nuryadi mengingatkan kejadian seperti di Indogrosir jangan sampai terulang lagi. Ia menilai akibat ketidak jujuran seseorang, akhirnya banyak orang terpapar. Ribuan orang harus menjalani rapid test dan beberapa di antaranya dinyatakan positif covid.
”Pengunjung pusat perbelanjaan Indogrosir yang mengikuti rapid test harus bersikap jujur. Jika hasil test reaktif maka harus jujur terhadap yang lain serta dengan sadar diri mengisolasi diri secara mandiri selama 14 hari,” pinta Nuryadi yang tiap hari berkeliling memonitor berbagai langkah antisipasi penyebaran virus corona.

Bukan Aib

Ia menegaskan terpapar virus corona bukan aib yang harus ditutupi. Ketidakjujuran berakibat fatal, merugikan diri sendiri, keluarga, petugas medis dan masyarakat pada umumnya. Mereka yang terpapar harus dirawat dan disembuhkan supaya tidak menular ke orang lain.
Menurutnya kejadian di pusat perbelanjaan tersebut menjadi contoh agar ada langkah – langkah nyata dari berbagai pihak supaya tidak terulang. Ia minta Pemda DIY segera menginstruksikan kepada seluruh pusat perbelanjaan agar menerapkan prosedur tetap kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

”Pengunjung yang masuk pusat perbelanjaan harus pakai masker, cuci tangan pada saat masuk dan keluar gedung, diukur suhu tubuhnya ketika akan masuk dan selama berada di dalam pusat perbelanjaan menjaga jarak. Petugas keamanan harus tegas menerapkan prosedur kesehatan, kalau ada yang melanggar langsung diingatkan,” tandas Nuryadi.

Ia berharap Pemda DIY memberikan perhatian lebih di tempat – tempat yang berpotensi dihadiri banyak orang seperti di pusat perbelanjaan dan pasar tradisional. Pasalnya, sudah terjadi transmisi lokal sehingga tempat – tempat tersebut sangat potensial menjadi tempat penyebaran virus corona.


Agung PW

Tinggalkan Balasan