Warga Desa Logede Sulap Lahan Kosong Jadi Taman Anggur

KEBUMEN, SM Network – Desa Logede, Kecamatan Pejagoan, Kebumen menggerakkan warganya untuk memanfaatkan pekarangan kosong menjadi lahan yang produktif. Salah satu upaya dengan membuat Kebun Pangan yang ada di setiap RT.
Kebun Pangan yang dikelola ibu-ibu PKK tersebut biasanya memanfaatkan lahan kosong dengan ditanami tanaman pangan maupun sayuran. Selain Kebun Pangan yang sudah terdapat di 18 titik, kesadaran warga untuk memanfaatkan pekarangan kosong semakin meningkat.

Salah satunya dilakukan oleh pasangan Kuswanto (56) dan Eny Sutrepti (51) salah warga RT 04 RW 05 Desa Logede. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai PNS di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menyulap pekarangan di belakang rumahnya menjadi taman anggur yang menawan.

Lahan seluas 8 x 10 meter yang dibeli tahun 2018 itu saat ini ditanami dengan beragam tanaman buah seperti anggur, jeruk, golden melon yang dikembangkan secara hidroponik. Selain tanaman buah juga sayuran seperti sawi, bawang merah, hingga cabai.

Dengan sistem close house taman tersebut terdapat 17 pohon anggur dengan lebih dari 20 varietas. Antara lain Anggur Jupiter, Ninel, Trans, Nizina, Boykonur, dan Sonaka.

“Merawat tanaman merupakan kegiatan yang menyenangkan. Biasanya saya melakukan sebelum atau sepulang bekerja,” ujar Kuswanto didampingi sang istri Eny Sutrepti yang juga ASN di Dinas Perhubungan Kebumen.

Optimalkan Pekarangan

Keberadaan taman anggur tersebut mendapatkan perhatian dari Ketua Tim Penggerak PKK Kebumen Zuhroh Yazid Mahfudz. Istri Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz tersebut meninjau taman anggur tersebut. Sebelumnya Zuhroh juga meninjau kebun pangan yang dikelola oleh ibu-ibu PKK Desa Lodege, termasuk memanen terong di Kebun Pangan Warga Sekar Tajani du RT 04 RW 05.

Zuhroh Yazid Mahfudz mengapresiasi warga Desa Logede yang memanfaatkan lahan dengan tanaman baik sayuran maupun buah-buahan. Dia mengharapkan dengan mengoptimalkan pekarangan sehingga mempu meningkatkan ketahanan pangan masyarakat.

“Ini merupakan langkah baik dan bisa ditiru oleh warga lain untuk memaksimalkan pekarangan yang dimiliki,” ujar Zuhroh Yazid Mahfudz.

Kepala Desa Logede Imdad Durokhman mengatakan, melalui Tim Penggerak PKK pihaknya mendorong warganya untuk memaksimalkan pemanfaatan pekarangan rumah untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat. “Kami juga telah memberikan stimulan berupa pemberian bibit tanaman kepada warga untuk ditanam di lahan warga,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan