Warga Desa Kebon Gunung Purworejo Protes BLT Dana Desa

PURWOREJO, SM Network – Sejumlah warga Desa Kebon Gunung Kecamatan Loano, mendatangi kantor desa setempat untuk memprotes pembagian BLT (Bantuan Langsung Tunai) DD (Dana Desa), pagi hari ini (02/06/2020). Pemerintah desa dinilai kurang cermat dalam mendata masyarakat terdampak Covid-19, sehingga banyak pihak yang belum tersentuh bantuan.

Yulianto (46), selaku koordinator warga mengungkapkan, masyarakat kecewa dengan pihak desa yang seolah-olah kurang transparan dalam menyalurkan bantuan. Pasalnya banyak masyarakat yang membutuhkan tetapi tidak terdata. Padahal prosentase Dana Desa untuk BLT belum mencapai batas maksimal yang ditentukan, yakni tigapuluh persen dari DD.

“Kami hanya ingin tahu, kriteria yang dapat seperti apa, dan anggaranya ada berapa, kok yang dapat cuma 48 kepala keluarga. Padahal warga yang terdampak korona ini kan banyak sekali. Kami minta data penerima direvisi dan kuota penerima ditambah,” kata Yulianto, yang berasal dari RT 2 RW 4 Dusun Sembuh Desa Kebon Gunung.

Aksi protes masyarakat ini diterima oleh perwakilan desa, Avif Sulaiman selaku Sekdes didampingi perangkat desa, Babhinsa Koramil Loano dan petugas Polsek setempat. Hadir satu orang anggota sekaligus Ketua BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Badiono, sebagai penengah antara masyarakat dengan pemerintah desa.

Menurut Badiono (67), musyawarah antara masyarakat dan pemerintah desa membuahkan hasil antara lain. Pemerintah desa diminta transparan dalam menyalurkan bantuan. Masyarakat dilibatkan dalam menentukan data penerima bantuan. Kuota penerima bantuan ditambah seauai dengan kebutuhan masyarakat dan keuangan desa.

“Data penerima saya minta ditempel di tempat-tempat umum supaya masyarakat tahu, jadi tidak seperti ini,” katanya.

Sementara itu, Avif Sulaiman (40) mengatakan, pihaknya akan menambah kuota penerima bantuan sesuai dengan kriteria masyarakat yang membutuhkan.

“Data yang kita usulkan ada tambahan 99 KK. Harapanya dapat menerima bantuan pada tahap dua,” ujar Avif.

Menurutnya, pemerintah desa telah melakukan pendataan dengan teliti, namun karena keterbatasan sumberdaya desa, ada beberapa yang terlewat. Pada penyaluran BLT DD tahap satu, sebanyak 48 KK sudah mendapat bantuan senilai Rp 600.000, yang akan diberikan tiga kali selama tiga bulan.


Heru Prayogo

2 Komentar

  1. 351939 909060I enjoy reading via and I believe this internet site got some genuinely utilitarian stuff on it! . 394330

  2. 471113 37430Hi, you used to write superb posts, but the last several posts have been kinda boring I miss your fantastic posts. Past few posts are just a bit bit out of track! 232548

Tinggalkan Balasan