Warga Binaan Diajak Gunakan Hak Pilih di Pilkada

MAGELANG, SM Network – KPU Kota Magelang mengajak warga binaan Lapas Kelas IIA Magelang untuk menggunakan hak pilihnya pada pemilihan serentak kepala daerah (Pilkada), 9 Desember mendatang. Terutama yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) di Pilkada Kota Magelang.

Ketua KPU Kota Magelang, Basmar P Amron mengatakan, hak memilih adalah hak konstitusional warga negara, tanpa terkecuali bagi warga binaan lembaga pemasyarakatan (Lapas). Warga binaan yang terdaftar dalam DPT pun diharap dapat mencoblos pada waktu yang telah ditentukan tersebut.

“Kami tekankan agar warga binaan Lapas menggunakan hak pilihnya nanti dengan baik. Jangan golput,” ujarnya dalam sosialisasi Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang tahun 2020 di Lapas Kelas IIA Magelang, Selasa (17/11).

Sebanyak tiga narasumber hadir dalam sosialisasi, yakni Ketua KPU Kota Magelang sendiri, lalu Anggota KPU Divisi Sosialisasi Ig Bambang Sarwodiono, dan Anggota KPU Divisi Perencanaan Data dan Informasi Purwanti Juli Wardani. Peserta sosialisasi adalah warga binaan asal Kota Magelang.

“Perlu saya sampaikan di sini bahwa, kami tidak menghadirkan tempat pemungutan suara (TPS) khusus di dalam Lapas, karena warga Kota Magelang di dalam Lapas ini tidak sampai 500 orang. Maka, untuk pelayanan di Lapas akan dilayani oleh TPS 1 Kelurahan Cacaban,” kata Basmar.

Anggota KPU Divisi Sosialisasi Ig Bambang Sarwodiono menambahkan, materi sosialisasi meliputi tata cara pemungutan suara di tengah masa pandemi Covid-19 ini. Pada saat pencoblosan diterapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Kami sosialisasikan juga daftar pasangan calon beserta visi dan misinya. Harapannya, mereka memahami tata cara pencoblosan nanti dan pastinya tau siapa saja pasangan calonnya,” jelasnya seraya menyebutkan jumlah DPT di Lapas IIA Magelang ini berjumlah 67 pemilih.

Sementara itu, Kasubag TU Lapas IIA Magelang, Yudi Winardi mengaku menyambut baik adanya sosialisasi bagi warga binaan ini. Sosialisasi ini dinilai penting agar para pemilih mengetahui betul caranya mencoblos nanti, apalagi dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Mereka juga mengetahui paslon yang nanti akan dipilih. Saya mewakili Kepala Lapas berharap peserta memperhatikan betul penjelasan para narasumber. Sekaligus kami ajak mereka untuk menggunakan hak pilihnya. Jangan sampai golput, tentukan pilihan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan