Waduh, Pasien Positif Covid-19 Kebumen Muncul Lagi

KEBUMEN, SM Network – Setelah beberapa hari berhasil menyandang status zero Covid-19, pasien positif Kebumen kini muncul lagi.

Hal itu diketahui saat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kebumen merilis satu kasus positif korona, Minggu (14/6) malam.

“Dengan demikian, jumlah kasus positif Covid-19 di Kebumen menjadi 35 orang, setelha ada satu orang laki-laki berinisial DAR, 57 tahun,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kebumen Cokro Aminoto, Minggu malam (14/6).

Cokro menjelaskan, pasien positif baru ini merupakan rujukan laboratorium dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen atau Rumah Sakit Darurat.

Diketahui, pasien asal Kecamatan Karanganyar itu terkonfirmasi positif lantaran kontak erat dengan Orang Dalam Pemantauan (ODP)/ Pasien Dalam Pengawasan (PDP). “Pasien dirawat di RSUD dr Soedirman Kebumen,” jelasnya.

Tercatat, ODP sebanyak 3.147 orang. Di mana 2.930 orang di antaranya telah selesai pemantauan sedangkan 217 orang masih dalam pemantauan. PDP tercatat 243 orang dengan 20 meninggal dunia tanpa hasil lab. Sedangkan PDP yang masih dalam pengawasan ada sebanyak 19 orang, 44 orang selesai pengawasan dan PDP dengan hasil lab negatif sebanyak 160 orang.

“Pelaksanaan Swab terus dilakukan kepada PDP yang masih dalam pengawasan dan warga yang reaktif dari rapid tes massal,” imbuhnya.

Untuk itu pihaknya kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Yaitu menggunakan masker saat keluar rumah, rutin melakukan cuci tangan dengan sabun, menjaga jarak atau physical distancing maupun tidak berkerumun atau social distancing.

Terpisah, adanya kerumunan massa di objek wisata Pantai Setrojenar, Kecamatan Buluspesantren sejak pekan lalu, ditanggapi Camat Buluspesantren Budi Suwanto. Ia mengaku telah bersiaga di lokasi objek wisata tersebut. “Namun kami kewalahan menghalau banyaknya wisatawan yang terus berdatangan. Kita juga telah meminta bantuan kepada tim pendisiplinan penerapan new normal kabupaten untuk mengondusifkan para wisatawan,” ujarnya.

Budi menegaskan, hingga saat ini Pemkab secara resmi belum membuka sejumlah objek wisata di Kabupaten Kebumen untuk para pengunjung secara umum, termasuk Pantai Setrojenar. Sejumlah tempat wisata justru kini tengah menyiapkan diri untuk menghadapi new normal atau kenormalan baru dengan standar protokol kesehatan yang telah ditentukan.

Salah satu pengunjung, Suwito (40), warga Sruweng mengatakan, membludaknya pengunjung di objek wisata itu karena beranggapan bahwa Kebumen sudah terbebas dari Covid-19. “Terlebih setelah bupati cukur gundhul dan para pejabat sujud syukur,” katanya.


Arif Widodo/K5

Tinggalkan Balasan