ilustrasi

TEMANGGUNG, SM Network – Dalam sepekan terakhir ini jumlah pasien positif Covid-19 atau korona di Kabupaten Temanggung terus mengalami lonjakan. Bahkan dua kasus terakhir peningkatannya dua kali lipat, dari tanggal 27 April 2020 jumlah kasus masih di angka 21 dan kini pada Rabu 29 April 2020 terjadi lonjakan tajam menjadi 31 kasus.

Juru Bicara Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Temanggung Gotri Wijianto mengatakan, ada penambahan lagi sebanyak 11 kasus. Hal itu diketahui  setelah adanya hasil swab tes kepada 20 orang, di mana hasilnya 11 orang dinyatakan positif sedangkan 9 lainnya negatif.

“Berdasar informasi yang kami terima dari BLPT Yogyakarta hari ini sebanyak 11 orang dinyatakan positif Covid-19. Dari 11 0rang sembilan orang merupakan klaster Gowa, lalu yang empat orang merupakan kontak terdekat klaster Gowa tersebut, sedangkan empat orang lagi diketahui merupakan ABK Brazil,”ujarnya (29/4) petang.

Disebutkan, dari jumlah 11 orang yang dinyatakan positif, dua orang berasal dari Kecamatan Bansari, satu orang dari Kecamatan Tembarak,  satu orang dari Kecamatan Kranggan, dua orang dari Kecamatan Kandangan, empat  orang dari Kecamatan Ngadirejo, satu orang berasal dari Kecamatan Wonoboyo.

Hingga saat ini total positif korona dari awal ditemukan ada sebanyak 35 kasus empat orang sembuh. Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 37 orang, dengan jumlah PDP meninggal sebanyak sembilan orang. Saat ini juga terdapat penambahan untuk transmisi lokal Covid-19 dari empat menjadi lima kasus.  

Melihat lonjakan yang begitu drastis secara angka, maka masyarakat Temanggung diminta untuk mentaati aturan pemerintah tentang protokol kesehatan. Sejauh ini masyarakat di lereng Gunung Sumbing-Sindoro ini dinilai masih terlalu santai menanggapi pandemi korona,  terlihat dari masih banyaknya orang bepergian dan tidak mengenakan masker, tempat keramaian seperti pasar masih ramai.

Banyak pula dijumpai masjid yang masih menggelar shalat tarawih, shalat Jumat, hingga shalat waktu berjamaah, padahal sesuai surat edaran sudah ada larangan untuk beribadah di masjid selama masa pandemi.


Raditia Yoni Ariya

4 KOMENTAR