SM/Asef F Amani - PINGGIR SUNGAI: Pengunjung menikmati pemandangan alam pinggir Sungai Progo di destinasi wisata baru bernama Ladon Little Island (LLI) di Dusun Sangen, Desa Candirejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.

MESKI masih di tengah pandemi Covid-19, pariwisata di Magelang mulai menggeliat. Bahkan, muncul destinasi wisata baru yang terletak di pinggir Sungai Progo dengan menyuguhkan pemandangan alam dan hamparan pasir.

Ya, destinasi itu bernama Ladon Little Island (LLI) yang tengah viral di media sosial, karena dianggap mirip pantai. LLI ini berada di Dusun Sangen, Desa Candirejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Wisatawan yang penasaran ingin menikmati wisata alam sangat mudah.

Rute pertama yang dituju adalah Balkondes (Balai Ekonomi Desa) Candirejo. Dari Balkondes itu sudah ada petunjuk arah menuju tempat wisata. Wisatawan sekadar membayar tiket masuk Rp 2000 per orang dan Parkir Rp 2000 untuk sepeda motor/ sepeda. Tersedia pula tempat parkir mobil, namun dari parkiran mobil wisatawan harus berjalan agak jauh, karena jalannya tidak lebar hanya bisa dilewati sepeda/sepeda motor saja.

Selain disuguhkan pemandangan pegunungan yang hijau dan asri serta hamparan pasir, pengunjung juga dapat menikmati wahana permainan lain. Wisatawan harus membayar Rp 40.000 biaya sewa perahu karet dan perlengkapannya untuk rafting dengan didampingi pengelola wisata agar aman. Adapun untuk naik kuda, biaya sewa kuda Rp 20.000.

Tersedia pula top selfie, pengunjung dapat swa foto atau mengabadikan momen dengan latar belakang pemandangan pegunungan hijau. Pengunjung dapat menikmati pemandangan ala-ala danau serta naik getek.

Di wisata ini juga terdapat wahana bermain anak, yakni tempat dengan air dangkal sehingga cocok untuk anak-anak yang ingin bermain air, termasuk ada penyewaan pelampung. Untuk sarana umum nantinya juga akan ditambah, saat ini baru ada beberapa tempat duduk dari rangkaian bambu, satu toilet, dan tempat ganti baju. Mulai dari penjual makanan ringan, minuman, hingga berbagai aksesoris juga ditemui di sini.

Kepala Desa Candirejo, Singgih Mulyanto mengatakan, awal mula dinamakan Ladon Little Island diambil dari nama ladon yang berasal dari kata ladhu”. Artinya tumpukan ladhu atau material gunung merapi yang terendap, karena pertemuan dua sungai besar, Progo dan Elo. Lalu kata little berarti kecil dan island berarti pulau.

“Ya kreasi mereka saja seakan-akan terlihat seperti sebuah pulau kecil. Maka, disebut Ladon Little Island (LLI),” ujarnya saat ditemui di Balai Desa Candirejo, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Ketua Pengelola Wisata LLI, Sukatman mengutarakan, wisata ini resmi dibuka pada 26 Juli 2020 dan dikelola oleh warga Dusun Sangen dan bekerja sama dengan tokoh-tokoh masyarakat setempat.

“Sebelumnya memang sudah ada yang berkunjung sekadar foto-foto. Dari tahun lalu sudah ada wacana untuk dijadikan tempat wisata, namun baru terealisasikan tahun ini. Melihat antusias dari pengunjung sepertinya bagus, kita berusaha untuk mengembangkan lebih baik lagi,” katanya.

Tempat wisata ini buka setiap hari mulai jam 07.00-17.00 di musim kemarau, karena pertemuan aliran sungai Progo dan Elo pada musim penghujan debit airnya banyak tidak memungkinkan untuk dikunjungi.

Untuk protokol kesehatan selama pandemi ini juga tetap dijalankan di lokasi destinasi tersebut, seperti pengunjung wajib pakai masker, pengecekan suhu tubuh, disediakan beberapa tempat cuci tangan, jaga jarak, dan dipasang himbauan-himbauan yang harus ditaati pengunjung. Pengamanan ekstra dilakukan oleh pengelola jadi pengunjung dapat berwisata dengan aman dan nyaman.

Wiwin (38), salah satu wisatawan dari Dukun, Magelang mengaku, penasaran dengan wisata di pinggir sungai yang seperti di pantai ini. “Saya tahu dari IG dan Facebook, penasaran aja kok katanya seperti pantai. Dari pada jauh ke pantai jauh, terus ke sini aja,” tuturnya.


Asef Amani