SM/Arif Widodo - DIVAKSIN : Peserta divaksin di Aula Kecamatan Alian, Kebumen, Jumat (13/3).

ALIAN, SM Network – Setelah pelaksanaan vaksinasi tingkat kabupaten, kini giliran kecamatan. Di Kecamatan Alian, vaksinasi menyasar seribu orang. Pelaksanaan vaksinasi yang berlangsung di Aula Kecamatan Alian itu diikuti peserta dengan antusias, Jumat (12/3).

Mereka tenaga pelayanan publik kecamatan, Puskesmas, UPT, guru, Satlinmas serta perangkat dan kepala desa Se-Kecamatan Alian. Camat Alian Sugito Edi Prayitno mengatakan, sasaran tersebut sesuai dengan jumlah kuota yang diberikan sebanyak seribu dosis. “Memang belum cukup. Karena, data yang kami ajukan sebanyak 1.681 orang,” ungkapnya saat ditemui disela-sela pelaksanaan vaksinasi.

Disebutkan, dari kuota seribu dosis itu dilaksanakan selama dua hari pada Jumat dan Sabtu (13/3). Tampak mengawal jalannya vaksinasi, Kepala Puskesmas Alian Brantas Prayoga dan Sekcam Alian Angga Aulia. “Prosesnya mulai pendaftaran, verifikasi, pencocokkan data, pengecekan suhu badan serta mempertanyakan riwayat penyakit yang diderita masing-masing peserta.

Riwayat penyakit itu bisa membatalkan pemberian vaksinasi,” terang Sugito. Bagi yang divaksin, lanjut Sugito, dilayani di meja ketiga, sedangkan meja keempat paska vaksin dengan pemberian pemahaman bahwa kerja vaksin setelah mengikuti dua kali yang dilaksanakan 14 hari kemudian. Dijelaskan Sugito, peserta vaksinasi itu diketahui sebagai garda terdepan pelayanan publik.

Diharapkan pelayananya semakin baik tanpa ada kekhawatiran tertular Covid-19. Di samping itu mampu memulihkan perekonomian masyarakat. Kendati demikian, mereka yang telah mengikuti vaksinasi itu tetap diminta menerapkan 3 M yakni mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan memakai masker. Menyinggung perkembangan Covid-19 di Alian, Sugito menyampaikan terus mengalami penurunan.

Saat ini terdapat empat warga yang menjalani karantina. Masing-masing warga Desa Wonokromo, Kalirancang, Jatimulyo dan Desa Krakal. “Sekarang, Kecamatan Alian masuk zona kuning. Pernah sebentar masuk zona orange,” ucap Sugito. Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang dilakukan antara lain dengan mengantisipasi dalam kehidupan sosial maupun keagamaan. Seperti saat kegiatan Rajaban yang dilaksanakan secara serentak di masing-masing wilayah. Khususnya di wilayah zona hijau.

“Kalau tidak hijau, tidak diizinkan,” imbuhnya. Di tempat yang sama, Kepala Puskesmas Alian dokter Brantas Prayoga mengatakan, vaksinasi dengan kuota seribu dosis itu dengan peserta 565 orang pada Jumat (12/3) dan 426 orang pada Sabtu (13/3). “Vaksinasi pertama akan dilanjutkan dengan dosis kedua agar bodinya sempurna, tapi tetap menjaga protokol kesehatan,” jelas Brantas.