SM/Dananjoyo : Peserta yang merupakan pedagang pasar, pedagang kaki lima, penjaga toko, pelaku usaha, hingga warga Malioboro mengikuti vaksinasi COVID-19 massal, di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Senin (1/3).

JOGJAKARTA, SM Network – Sekitar 19.900 orang yang merupakan pedagang Pasar Beringharjo, pedagang kaki lima, pelaku usaha, penjaga toko hingga karyawan yang ada di Jalan Malioboro sampai ke Alun-alun Yogyakarta menjadi peserta vaksinasi COVID-19 massal tahap kedua yang ditargetkan selesai dalam enam hari ke depan.

Pada vaksinasi hari pertama, Senin (1/3), tercatat 3.200 orang divaksin di tiga titik meliputi Pasar Beringharjo, Benteng Vredeburg, dan Taman Parkir Abu Bakar Ali.

Presiden RI Joko Widodo turut menyempatkan diri meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Pasar Beringharjo dan Benteng Vredeburg Kota Yogyakarta,
Turut hadir, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Ia menilai, vaksinasi massal di Pasar Beringharjo jauh lebih baik dibanding pasar-pasar di Jakarta.

“Tadi pelaksanaan jauh lebih rapi. Kalau biasanya terjadi kerumunan. Iya (lebih baik dari Jakarta). Setiap kali ada event kita belajar,” kata Budi.

Pelaksanaan vaksinasi massal di Pasar Beringharjo dan Benteng Vredeburg jauh lebih rapi karena peserta vaksin dijadwal setiap jamnya.

Menurut Budi, vaksinasi tahap kedua ini diberikan sesuai arahan Presiden RI dengan target diberikan sekitar 16,9 juta tenaga publik. Karena merekalah yang setiap hari beraktivitas dan bertemu masyarakat, termasuk para pedagang pasar sehingga rentan terpapar virus COVID-19.

Sementara itu Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti menjelaskan bahwa untuk vaksinasi massal hari ini ada 3.200 orang yang divaksin. Total vaksinator setiap harinya 280 vaksinator.
“19.980 orang dilaksanakan enam hari. Hari ini sekitar 3.200 di tiga titik,” jelasnya.