Vaksinasi Covid-19 di Kebumen Ditaksir Sasar 750 Ribu Jiwa

KEBUMEN, SM Network – Pemkab Kebumen siap menyukseskan dan mengamankan pelaksanaan vaksin Covid-19. Sejumlah persiapan pun telah dilakukan, seperti membentuk tim vaksinasi dan pelatihan, serta menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung di seluruh Puskesmas.

“Kami juga akan segera menggelar Rakor untuk pendataan warga secara by name by address dengan mengandeng BPJS Kebumen,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kebumen Dwi Budi Satrio usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Terbatas Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi Covid- 19. Kegiatan itu dilaksanakan secara virtual melalui video conference di Ruang Rapat Bupati Gd F Kompleks Setda Kebumen, Senin (30/12).

Disebutkan, khusus untuk Kebumen, diperkirakan ada sekitar 750 ribu jiwa yang akan divaksin. Lebih jauh Budi Satrio mengungkapkan, berdasarkan arahan pusat, sasaran vaksin ini nantinya akan diperuntukan khususnya bagi warga yang berusia 18 hingg 59 tahun. Hal itu dikarenakan, usia tersebut merupakan usia yang masih produktif dan rentan tertular virus dan juga menularkan virus.

Selain gratis, vaksin juga bisa dilakukan secara mandiri terutama bagi warga yang mampu dengan biaya sekitar 200 ribu hingga 400 ribu rupiah. Kepada seluruh masyarakat diimbau untuk tidak khawatir karena vaksinasi ini telah melalui penelitian dan uji coba yang sudah terbukti aman. ‘’Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat tidak usah khawatir vaksin ini aman dan sudah memenuhi standar WHO dan BPOM,” ucapnya.

Hadir Plt Asisten III dr Rini Kristiani, serta para OPD terkait dan jajaran Forkopimda. Rakor tersebut merupakan tindaklanjut setelah keluarnya Peraturan Presiden RI Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19, sekaligus untuk memberikan dukungan dan fasilitas dalam percepatan dan kelancaran pelaksanaan vaksinasi.

Beberapa narasumber yang dihadirkan dalam rakor yang diikuti Kabupaten/Kota Se+Indonesia tersebut yaitu Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Badan Usaha Milik Negara selaku Ketua Pelaksana KPCPEN Erick Thohir serta Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerard Plate.

Beberapa point yang menjadi catatan penting diantaranya imbauan bagi seluruh Kepala Daerah/Walikota agar memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya penggunaan vaksin untuk menghentikan virus corona.

Tidak hanya itu catatan juga diberikan untuk Dinas Kominfo agar mampu mendukung program dengan cara memberikan edukasi dan pemahaman secara luas kepada masyarakat pentingnya vaksinasi Covid-19. Baik melalui media elektronik, cetak mapun online dan media sosial lainya.

Tinggalkan Balasan