Utamakan Protokol Kesehatan, Warga Serbu Pasar Gratis

YOGYAKARTA, SM Network – Pandemi Covid-19 yang berlangsung lebih satu tahun membuat masyarakat berada dalam kesulitan. Banyak yang tak lagi bekerja karena PHK, menutup usaha karena macet total sehingga tidak ada pemasukan.

”Ini menjadi keprihatinan kita sehingga perlu membantu mereka yang berada dalam kesulitan. Karena itu, selama puasa kami menggelar pasar gratis untuk pakaian dan takjil. Warga boleh bebas memilih dan mengambil pakaian sesuai dengan kebutuhannya,” tutur Ketua Remaja Masjid, Masjid Gedhe Al Munir, Iroyudan, Pajangan, Bantul, Aqimmudin.

Ia bersama teman-temannya remaja masjid setempat menggagas perlunya membantu warga dalam situasi sulit. Muncullah pasar gratis terutama pakaian untuk anak-anak, remaja, dewasa dan orang tua. Pasar buka setiap minggu sore menjelang berbuka puasa. Warga sangat antusias dan menyambut gembira kegiatan tersebut.

Harus Antre Warga yang datang ke lokasi bazar harus antre dan sabar menunggu giliran memasuki lokasi. Mereka tidak bisa langsung menerobos ke lokasi. Panitia sudah mengatur alur masuk dan keluar sehingga tidak berdesak-desakan dan berkerumun. Protokol kesehatan menjadi salah satu syarat bagi mereka yang memasuki lokasi bazar.

Mereka harus menggunakan masker, mencuci tangan dan tidak berdesakan. Antrean terlihat sampai panjang dan warga sabar menunggu giliran masuk ke bazar. Pakaian yang boleh diambil secara gratis berasal dariu warga setempat maupun warga lain yang ingin memberi bantuan. Dalam sehari, sekitar 300 potong pakaian habis. Namun selalu saja ada stok yang masuk sehingga panitia tidak kesulitan memperoleh bahannya.

”Siapa saja boleh mengikuti bazar dan mengambil pakaian dan takjil gratis tetapi harus sabar antre. Kami tidak membatasi bagi yang sudah mengambil besok boleh ambil lagi, sesuaikan dengan kebutuhan agar semua bisa memperoleh bagian,” imbuh Ikhlasul Apol yang juga ikut menggagas bazar gratis.

Tinggalkan Balasan