Upacara Praspa Digelar secara Virtual

MUNGKID, SM Network – Sebanyak 254 Perwira Remaja TNI AD dilantik dan di ambil sumpah pagi ini dalam upacara Prasetya Perwira (Praspa), Selasa (14/7) di Stadion Sapta Marga.

Presiden Republik Indonesia Bapak H. Joko Widodo bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) memimpin langsung upacara tersebut, yang dilakukan secara virtual dari Istana Presiden RI Jakarta yang ditayangkan langsung ke masing-masing akademi seperti Angkatan Darat (Akmil) di Magelang, Angkatan Laut (AAL) di Surabaya, Angkatan Udara (AAU) di Yogyakarta dan Kepolisian (AKPOL) di Semarang.

Diketahui sebanyak 750 Perwira Remaja TNI-Polri Tahun 2020 dilantik dan diambil sumpah. Upacara pelantikan dan pengambilan sumpah yang biasanya dilakukan secara langsung di Istana Presiden RI, kini dilaksanakan melalui video conference. Hadir langsung di istana presiden delapan orang perwakilan calon Perwira Remaja dari TNI AD, TNI AL, TNI AU, dan Polri, yang terdiri atas empat capaja terbaik peraih Adhi Makayasa dan empat Capaja dari perwakilan agama (Islam, Katolik, Protestan dan Hindu). Sedangkan Capaja lainnya mengikuti upacara dari Akademi masing-masing.

Hadir dalam kegiatan ini Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan,Pesan Pangkostrad mewakili Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa juga msemberikan beberapa pesan kepada para perwira yang baru saja dilantik.

“Jadilah Perwira yang Profesional, Disiplin, Tangguh dan Militan yang dapat di handalkan nantinya sebagai penjuru-penjuru terdepan di satuan di seluruh penjuru tanah air Indonesia. Setelah Para Paja (Perwira Remaja) melangkah keluar dari Akmil catatan tentang karya karya kalian sudah di tunggu di masa mendatang. Perhatikan riwayat tugasnya, catatan prestasi demi prestasi untuk darma bakti pada Negara dan bangsa ini. Tantangan tugas menunggu di hadapanmu,” pesannya.

Sementara itu, Gubernur Akmil Mayjen TNI Dudung Abdurachman juga memberikan ucapan selamat serta merasa bangga atas pencapaian yang diraih.

“Saya berpesan bahwa hidup bukan sebuah pertandingan tapi sebuah perjalanan. Di dalam pertandingan ada menang ada kalah, dalam setiap perjalanan hidup jangan sampai menyerah. Tiga hal kunci pokok kalian ingin berhasil, lupakan masa lalu, lakukan yang terbaik hari ini, dan masa depan merupan cita2 yang harus di perjuangkan. Jangan pernah putus asa. Dan kalau ingin berhasil jangan lupa pesan bapak, harus mengerti tujuan hidup, mengasihi sesama manusia, lakukan kebaikan kebaikan,” pesan Mayjen Dudung.


Dian Nurlita/Ita

Tinggalkan Balasan