Uang Ganti Kerugian Pengadaan Tanah Bendungan Bener Tahap I Telah Diberikan

PURWOREJO, SM Network – Uang ganti kerugian pengadaan tanah untuk pembangunan Bendungan Bener tahap I telah diberikan kepada warga yang bidang tanahnya terdampak pembangunan. Uang ganti rugi tersebut diberikan secara simbolis oleh Kepala Balai Besar Wilayah Serayu Opak dalam acara Pemberian Uang Ganti Rugi Pengadaan Tanah Pembangunan Bendungan Bener. Acara tersebut dilaksanakan di BUMDes Desa Laris, Kecamatan Bener, Rabu (3/2).

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Balai Besar Wilayah Serayu Opak (BBWSO) Dwi Purwantoro, Kepala Kanwil BPN Jawa Tengah Ir. Embun Sari, Asisten I Setda Purworejo Sri Setyowati, DPRD Purworejo, Kepala Kantor Pertanahan Purworejo, Pimpinan BRI cabang Purworejo dan jajaran Forkopimcam Bener.

Kepala BBWSO Dwi Purwantoro menjelaskan pada tahap I ini yang dibayarkan ganti ruginya baru sebanyak 154 bidang tanah dari rencana awal 1.231 bidang. Bidang tanah yang terdampak pembangunan Bendungan Bener dipastikan sudah tercatat semuanya yaitu sebanyak 2.565 bidang tanah. Bidang tanah tersebut terletak di Desa Bener, Laris, Limbangan, Guntur, Karangsari, Kedung Loteng di Kecamatan Bener dan satu lagi dari Kecamatan Gebang yaitu Desa Kemiri.

“Sisa kekurangannya akan dibayarkan pada tahap selanjutnya dalam waktu dekat, hanya tinggal menunggu verifikasi berkas dari pihak Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) karena semua berkas sudah lengkap dan sudah diserahkan ke pihak LMAN. Pembayaran dibayarkan langsung dari LMAN di bawah Kementerian Keuangan, dari BBWSO hanya memfasilitasi untuk pembayarannya.” imbuhnya.

Pada pemberian ganti rugi kali ini, kata Dwi, tidak memberikan potongan terhadap uang ganti rugi yang akan diberikan. Pihaknya bekerja sama dengan Bank BRI sebagai Bank penyalur uang ganti rugi. Nantinya uang ganti rugi tersebut akan diberikan dalam bentuk rekening BRI dan bisa diambil di Bank BRI terdekat.

Dalam sambutannya Bupati Purworejo yang diwakili oleh Asiten I Setda Purworejo Sri Setyowati menyampaikan selamat kepada penerima uang ganti rugi pengadaan tanah pembangunan Bendungan Bener. Bupati berpesan untuk menggunakan uang ganti rugi secara bijak agar dapat menggantikan aset yang telah dilepaskan untuk pembangunan Bendungan Bener.

“Saya menyampaikan terimakasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya, karena dengan melepaskan hak atas tanah ini maka masyarakat sudah berkontribusi dalam pembangunan. Karena keberadaan Bendungan Bener nantinya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat luas.” ucap Sri Setyowati.

Sementara itu, Pimpinan BRI Cabang Purworejo Irawan Cahyo Nugroho menyampaikan sebagai satu-satunya bank yang ditunjuk sebagai bank penyalur uang ganti rugi pengadaan tanah pembangunan Bendungan Bener, pihaknya siap melayani para penerima uang ganti rugi dengan baik pada setiap prosenya. Pihaknya juga menyampaikan bahwa dari Bank BRI tidak memberlakukan potongan terhadap uang ganti rugi tersebut. Nominal yang dikirimkan oleh LMAN ke Bank BRI jumlahnya sama dengan nominal yang tertera pada buku rekening para penerima uang ganti rugi.

Salah satu warga penerima ganti rugi Alfiyah(67) mengaku dirinya merasa senang sekaligus sedih. Sedih karena dirinya kehilangan tanah yang merupakan tempat bercocok tanam sebagai sumber penghasilan sehari-hari dan senang karena dirinya mendapat uang ganti rugi sebanyak Rp. 321 juta.

Tinggalkan Balasan