Ketua TP PKK Purworejo, Fatimah Verena Prihastyari membagikan nasi bungkus kepada warga dan pedagang di komplek pertokoan Jalan KH A Dahlan Purworejo. hari ini (14/04/2020)

PURWOREJO, SM Network – Tim Penggerak PKK Kabupaten Purworejo bagikan ribuan nasi bungkus kepada warga terdampak Covid-19. kegiatan ini dilakukan dari hasil iuran sukarela pengurus PKK, dan kerjasama dengan sejumlah pihak.

“Berupa nasi siap saji sebanyak 5000 paket dan bekerjasama dengan Korpri, PDAU dan gerakan masyarakat Purworejo (Gmpur),” kata Ketua TP PKK Fatimah Verena Prihastyari Agus Bastian, disela-sela pembagian nasi bungkus di kompleks pertokoan Jalan KH Ahmad Dahlan.

Fatimah Verena Prihastyari mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk keprihatinan dan upaya kepedulian PKK dengan adanya pandemi virus corona yang berdampak bagi masyarakat terutama yang tingkat pendapatannya dari hasil kerja harian.

Ia berharap, bantuan ini dapat diikuti warga yang mampu untuk membantu warga dilingkungannya yang membutuhkan.

“Dalam membantu tidak usah muluk-muluk, dengan paket nasi seperti ini, akan sangat meringankan mereka,” tutur Fatimah

Dikatakan, pentingnya kita semua mengikuti himbauan pemerintah yakni menjaga dan melindungi diri dan keluarga untuk tidak terpapar virus corona. Seperti selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS), menjaga jarak 1 – 2 meter, dan lebih baik dirumah saja.

“Kalau keluar rumah, pastikan hanya saat keperluan penting saja. Saya berharap, agar pengurus PKK disemua tingkatan hingga RT/RW dan dasa wisma dapat mensosialisasikan dan melaksanakan himbauan pemerintah,” katanya.

Fatimah menambahkan, dalam himbauan tersebut sebenarnya sudah tercantum dalam 10 program pokok PKK. Seperti halnya menanam sayuran dan tanaman obat-obatan keluarga (Toga) yakni jahe, kunyit, kencur, sereh, dan jenis tanaman bermanfaat lainya.

Program itu lanjut Fatimah, sudah lama ada di PKK bahkan setiap tahun dilombakan. Hanya saja masyarakat mungkin masih menganggap hal biasa, sehingga tidak begitu disadari akan pentingnya PHBS, cuci tangan, dan sebagainya.

“Namun ketika terjadi pandemi virus corona, menjadi hal yang setiap saat harus dilakukan. Tentunya, saya ingin program PKK ini akan dapat diimplementasikan disemua lini, tidak hanya ketika ada corona saja tapi tidak ada pandemipun supaya tetap dilaksanakan,” katanya.

***

6 KOMENTAR