Tolak Covid-19, Warga Langse Santuni Anak Yatim Piatu

KEBUMEN, SM Network – Warga Desa Langse, Kecamatan Karangsambung, Kebumen memiliki cara tersendiri untuk menolak Covid-19. Mereka melakukannya dengan menyantuni anak yatim piatu di balai desa setempat, Sabtu (29/8).

Kegiatan sekaligus memperingati 10 Muharam itu dihadiri Kabag Kesra Setda Pemkab Kebumen Wahib Tamam, Anggota DPRD Kebumen Pawit Mandung, Kepala Desa Langse Gunawan Sugiyanto dan Muspika Karangsambung. Warga Langse tampak antusias mengikuti jalannya acara hingga selesai.

Diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kiai Ahmad Mudakir. Tiba saatnya penyerahan santunan, warga Langse memasukkan uang di kotak yang disediakan. Selanjutnya mengusap kepala anak yatim piatu yang berjajar di depan sembari merapalkan doa.

Ketua BPD Langse Samsi Kuresin menyampaikan, dana yang terkumpul untuk santunan tersebut mencapai Rp 40.356.000. “Sebagian besar memang dari warga Langse yang terdapat 1.200 KK,” kata Samsi. Jumlah penerima santunan sebanyak 20 anak yatim piatu, yang sebagian besar anak Sekolah Dasar (SD).

Menurut Samsi, kegiatan tersebut rutin dilaksanakan setahun sekali setiap 10 Muharam. Pelaksanan santunan anak yatim piatu tahun sebelumnya dirangkai kegiatan lain hingga digelar pagelaran wayang kulit semalam suntuk. “Kalau tahun ini kan ada pandemi korona, sehingga hanya dilaksanakan penyerahan santunan saja,” ucap Samsi.

Praktis, terang Samsi, santunan anak yatim piatu itu dijadikan sebagai tolak bala (menolak musibah) Covid-19. Di samping itu merupakan bagian dari ikhtiar untuk menjalin silaturahmi dan menjaga ukhuwah Islamiyah. Sebagaimana disampaikan Kabag Kesra Wahib Tamam yang membacakan sambutan Wakil Bupati Arif Sugiyanto.

Dikatakan Tamam, partisipasi para donatur dalam kegiatan tersebut sangat berguna dan bermanfaat bagi penerima santunan. Kegiatan itu juga bisa dijadikan inspirasi pihak lain untuk melaksanakan hal serupa. Mengingat, rezeki yang diperoleh itu di dalamnya terdapat hak yatim piatu. “Jadi, kewajiban kita adalah mencintai dan menyayangi yatim piatu,” tutur Tamam.

Kepala Desa Langse Gunawan Sugiyanto mengemukakan, santunan anak yatim piatu itu bisa dijadikan media untuk meningkatkan syiar Islam di desa yang dipimpinnya. Diharapkan ke depan masih berlanjut dalam suasana tanpa korona. Hal senada disampaikan Anggota DPRD Kebumen Pawit Mandung yang menghadiri kegiatan tersebut bersama istrinya.

Tinggalkan Balasan