Tips Asah Kemampuan Public Relation

AMALIA Mahdhiani terus mengasah kemampuannya menjadi seorang public relations (PR), meski ia datang dari latar belakang pendidikan manajemen marketing. Ia pun tak sungkan belajar dengan orang lain yang lebih senior, termasuk dengan awak media yang kerap berhubungan dengannya.

“Menjadi PR ada keasyikannya sendiri. Kita bisa berkomunikasi dengan banyak pihak di luar lingkungan kantor, yang tentunya menambah teman dan relasi. Apalagi, relasi itu penting bagi kita sebagai PR,” ujarnya saat ditemui di kantornya.

Wanita yang menjadi PR Grand Artos Hotel and Convention (GAHC) Magelang ini mengatakan, belum terlalu lama ini terjun di dunia PR, tapi sudah mendapatkan banyak pengalaman. Sebelumnya, ia dipercaya sebagai staf event promotion Artos Mall selama beberapa tahun.

“Saya gabung dengan Artos Mall sejak tahun 2015 selepas lulus kuliah di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Sejak saat itu langsung pegang event promotion yang kerjaannya berhubungan dengan sejumlah mitra atau pihak ketiga di luar kantor,” katanya.

Di posisi tersebut, gadis yang akrab disapa Lia ini selalu disibukan dengan berbagai event yang diadakan di tempatnya bekerja. Bermacam event telah ia tangani dan sebagian besar cukup berkesan baginya.

“Paling berkesan event kompetisi beverage, karena sangat kompleks dan ribet. Justru itu yang membuat saya terkesan, apalagi saat itu eventnya sudah level Jawa-Bali. Eventnya sukses dan kata banyak orang paling ditunggu di Artos Mall,” tuturnya.

Pengalaman inilah yang kemudian membawa anak pertama dari dua bersaudara ini terjun di bidang marketing communication (Marcom) atau sama dengan PR. Ia dipercaya mampu merangkul media massa yang ada di Magelang maupun luar daerah, sehingga menjadi mitra yang baik.

“Tantangannya tentu berbeda dibanding saat pegang event promotion. Di PR dituntut lebih dekat lagi dengan mitra, utamanya media massa yang bisa menjadi jembatan kita dikenal lebih luas lagi oleh masyarakat,” jelasnya.

Cukup lama memegang peran tersebut, putri kelahiran Magelang, 6 Januari 1993 dari pasangan Bambang Asianto (alm) dan Siti Mardijah ini kemudian dipercaya memegang PR GAHC yang masih satu grup dengan Artos Mall. Sama seperti sebelumnya, ia pun dituntut mampu menjadi corongnya hotel.

“Baru beberapa bulan, jadi masih penyesuaian, karena lingkungan juga berbeda. Tidak jauh berbeda sebenarnya, karena tugasnya dapat menjaga kemitraan dengan pihak luar, khususnya media harus lebih baik lagi,” ungkapnya.

Lia pun mengaku, akan senantiasa menjaga hubungan yang baik dengan pihak ketiga agar dapat mempertahankan citra yang positif di mata masyarakat. “Bagaimanapun kita harus bisa menjaga citra yang baik dengan harapan masyarakat dapat lebih mengenal dan mencintai kita,” imbuhnya.


Asef Amani

Tinggalkan Balasan