Tim Wasev Kodam Tinjau Posko Covid-19

WONOSOBO, SM Network – Dandim 0707/Wonosobo Letkol Czi Wiwid Wahyu Hidayat menerima kunjungan Pamen ahli Pangdam IV Diponegoro Bidang Ekonomi Kol Inf Try Suseno,S.Sos selaku tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Kodam IV/Diponegoro dalam rangka pemantaun pelaksanaan pembentukan Posko penanganan Covid-19, baru-baru ini.

Peninjauan Pos sebagai sempel berada di Wonosobo Barat, Desa Kelerang dan Kelurahan Selomerto. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka operasi PPKM mikro yang diberlakukan di Wonosobo. Komandan Kodim 0707/Wonosobo melaporkan saat ini Posko yang sudah siap beroperasi di seluruh Kabupaten Wonosobo sudah mencapai 90 perseb.

Adapun sisanya masih dalam tahap penyempurnaan. Dengan aktifnya kembali posko penanganan Covid diharapkan dalam waktu yang tidak lama Wonosobo bisa kembali menjadi zona hijau. Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam pelaksanan posko ini melibatkan semua komponen yang ada di desa mulai Babinsa, Babinkamtibmas, Perangkat Desa, Bidan Desa, Linmas dan tidak ketinggalan RT/RW yang berada diwilayah tersebut. Sehingga diharapkan pelaksanaanya bisa betul – betul maksimal.

“Dengan adanya Pengaktifan kembali posko Covid-19 saat ini diwilayah Wonosobo orang yang dirawat dahulunya jumlahnya mencapai ribuaan, saat ini tinggal 211 orang yang dirawat. Harapannya adalah dengan adanya posko ini bergerak secara masif ditiap daerah maka orang yang terpapar semakin sedikit dan akan kembali menjadi angka nol.” Pungkas Dandim Mendapat laporan dan melihat secara langsung ke posko Covid yang ada.

Kol Inf Try Suseno,S.Sos mengapresiasi langkah yang dilakukan dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Wonosobo. “Semoga apa yang ditargetkan oleh pemerintah kabupaten dalam waktu yang tidak lama akan segera terwujud, yaitu Wonosobo kembali menjadi zona hijau, ” Ucapnya.

Kolonel Inf Try Suseno menjelaskan PPKM Mikro adalah kependekan dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis mikro. Kegiatan ini diambil Pemerintah untuk mengendalikan penularan Covid-19 yang semakin menjadi-jadi yang dimulai 9 – 22 Februari 2021. Kedatangan tim kesini adalah untuk mengecek sejauh mana kepelaksanaan dan apa kendala yang terjadi sebagai bahan masukan ke pimpinan.

Tinggalkan Balasan