Tim Paslon As Winner Tunggu Hasil Resmi KPU

MAGELANG, SM Network – Tim pemenangan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang nomor urut 2, Aji Setyawan-Windarti Agustina (As Winner) menyatakan sikap menunggu hasil resmi dari KPU. Sebab, hasil dari perhitungan cepat dinilai bisa benar bisa pula salah.

Hal itu diungkapkan Ketua Tim Pemenangan Paslon As Winner, Budi Prayitno saat ditemui di Posko Pemenangan Jalan Tentara Pelajar Magelang, Kamis (10/12). Sambil menunggu hasil resmi KPU, pihaknya terus menghimpun masukan dari tim advokasi humum terkait temuan-temuan di lapangan.

“Perhitungan cepat dari internal kami memang ada dan hampir sama hasilnya dengan pihak sebelah, tapi kami bersikap tetap menunggu hasil resmi dari KPU. Sambil menerima masukan dari tim advokasi soal temuan di lapangan, karena isunya terstrukru dan massif (TSM),” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Udik ini menuturkan, kondisi Paslon As Winner saat ini dalam keadaan baik-baik saja. Sama seperti Pileg (pemilihan legislatif), dalam politik harus optimis dan siap kecewa apapun hasilnya.

“Dalam dunia politik itu wajar. Namun, kami sayangkan Kota Magelang agaknya diremehkan dengan adanya politik uang. Ini bukan jadi alasan kami seandaikanya kalah, hanya menyayangkan saja demokrasi di Kota Magelang ditaburi bunga secara besar-besaran,” katanya.

Melihat hasil perhitungan cepat pada Rabu (9/12) lalu, Udik mengaku, sempat ada gejolak di level bawah. Namun, sebelumnya sudah diantisipasi dengan doktrin harus tetap tegak lurus. Pihaknya pun bertugas untuk tetap menyolidkan internal partai dan tim pemenangan.

“Sejauh ini kita tetap solid. Di bawah ada gejolak wajar, ada yang merasa sudah keluar keringat banyak tapi hasilnya diserobot orang luar. Agar kondusif, ya kita tegaskan tegak lurus. Kita harus solid sampai kapanpun,” tandasnya.

Bapak yang juga Ketua DPRD Kota Magelang ini juga menegaskan, solid menjadi kata kunci penting, tidak hanya di Pilkada tahun 2020 ini saja, tapi juga menuju tahun 2024. Tahun 2024 ini menurutnya penting untuk disiapkan sejak saat ini, terutama internal yang solid.

“Maka, kita selalu konsolidasi. Tidak hanya untuk Pilkada 2020 saja, tapi juga 2024, ada Pilkada, Pilgub, dan Pilpres. Di Pilkada Kota Magelang 2020 ini istilahnya kita dikeroyok, menang syukur, kalaupun kalah harus ada evaluasi bersama,” jelasnya.

Udik menegaskan, apapun hasilnya dari KPU nanti pihaknya akan menerima dengan legowo. “Dalam politik kita harus optimis dan siap kecewa. Apapun hasilnya nanti kita harus legowo, tapi proses hukum yang berjalan ya harus dihormati,” paparnya.

Melihat data yang ditampilkan KPU, untuk Pilkada di Kota Magelang per Kamis (10/12) pukul 14.15 disebutkan, Paslon No 1, dr HM Nur Aziz-KH M Mansyur (Aman) meraih 61,1 persen atau 23.073 suara. Sementara Paslon No 2 (As Winner) meraih 38,9 persen atau 14.663 suara.

Data tersebut berasal dari 127 dari total 233 tempat pemungutan suara (TPS) atau 54,51 persen. Data ini masih terus berlangsung hingga perhitungan selesai.


Asef F Amani

Tinggalkan Balasan