DIPERIKSA: Sejumlah santri yang baru pulang dari Ponpes Tegalrejo Kabupaten Magelang menjalani pemeriksaan kesehatan oleh petugas di kawasan Pujasera, Kowangan Temanggung, kemarin.

TEMANGGUNG-Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Temanggung melakukan screening atau pemeriksaan kesehatan awal kepada ratusan santri asal Kabupaten Temanggung yang baru saja pulang dari Pondok Pesantren Tegalrejo Kabupaten Magelang. Hal itu dilakukan guna mencegah penularan virus korona yang saat ini penyebarannya semakin massif.

Koordinator Operasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Temanggung, Ripto Susilo, mengatakan screening ini dilakukan setelah beberapa waktu lalu dilakukan koordinasi dengan pihak Ponpes Tegalrejo. Pihak pondok disebutnya sangat kooperatif sehingga kerjasama ini berlangsung dengan baik.

“Ada 630 santri asal Kabupaten Temanggung yang belajar di ponpes tersebut.  Sesampainya di posko penyaringan awal tersebut saat para santri saat turun dari bus disemprot cairan disinfektan termasuk barang bawaannya, kemudian mereka diminta mencuci tangan dengan sabun, dilakukan pengukuran suhu, dan pendataan,”ujarnya kemarin.

Informasi yang di dapat dari pihak ponpes selama satu bulan terakhir para santri benar-benar diisolasi dan tidak bersentuhan dengan yang lain. Mereka pun terlihat taat dengan imbauan untuk menggunakan masker, bahkan bus disemprot cairan disinfektan dulu sebelum santri naik bus.  Kepada para santri  pun diminta untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari.

Menurut Ripto, pemulangan dibagi dalam dua tahap, yakni Rabu (22/4) santri putra dan Kamis (23/4) santri putri. Untuk menghindari kerumunan massa titik pemulangan di bagi di empat titik, yakni di Pujasera Kowangan untuk santri dari Kecamatan Pringsurat, Kranggan, Kaloran, Temanggung, Kedu, Tlogomulyo, Tembarak, Selopampang, dan Bulu.

Di eks Kantor Kawedanan Parakan untuk santri dari Kecamatan Parakan, Kledung, dan Bansari. Sedangkan, santri dari Kecamatan Kandangan, Gemawang, dan Jumo turun di Kandangan. Selanjutnya satu pos lagi di Kecamatan Ngadirejo untuk santri dari Kecamatan Ngadirejo, Candiroto, Wonoboyo, Tretep, dan Bejen.

“Semoga semuanya sehat dan tidak ada yang terjangkit korona. Mari kita berdoa agar wabah panemo korona ini segera berakhir sehingga kita bisa menjalani kehidupan normal seperti sedia kala,”katanya.


Raditia Yoni Ariya

1 KOMENTAR