Tim Gabungan Gelar Operasi PMK di Pasar Hewan Wonosobo, Ini Hasilnya

SM/ Pelangi Karismakristi - MONITORING: Hewan ternak di Pasar Hewan Wonolelo menjalani pemeriksaan dan screening terkait wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), Minggu (15/5).

WONOSOBO, suaramerdeka-kedu.com – Ratusan ekor hewan ternak di Pasar Hewan Wonolelo menjalani pemeriksaan dan screening terkait penyakit mulut dan kuku (PMK). Dari hasil pantauan, tidak terdeteksi adanya wabah tersebut. Masyarakat pun diimau untuk tidak panik terhadap penyakit ini.

Pengecekan hewan ternak yang dilakukan oleh Tim gabungan Satreskrim Polres Wonosobo, Satbinmas Polres Wonosobo, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jateng dan Dinas Paperkan Kabupaten Wonosobo serta tim Satgas Pangan Polda Jateng ini merupakan upaya tindak lanjut adanya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Sejumlah hewan ternak yang memasuki pasar hewan pun discreening guna deteksi dini PMK.

Read More

Wakapolres Wonosobo Kompol Andi Setiyo Wibowo menjelaskan kurang lebih ada 128 ekor sapi, 135 ekor kambing dan 120 ekor domba yang menjalani screening oleh Dinas Paperkan. Hasilnya tidak ditemukan adanya PMK di pasar hewan tersebut.

Kendati demikian, Wakapolres mengatakan tim gabungan tetap melakukan upaya preventif. Salah satunya dengan memasang beberapa pamflet berisi informasi seputar PMK.

“Selain itu Dinas Paperkan juga melakukan pemberian vitamin serta disinfektan kepada hewan ternak yang ada di pasar hewan Wonolelo. Terhitung 10 ekor sapi juga telah disuntik vitamin,” terang Wakapolres yang sekaligus memimpin kegiatan pada Minggu (15/5).

Dia mengimbau masyarakat agar tidak panik terhadap isu PMK yang belakangan marak diperbincangkan. Sebab penyakit ini tidak berbahaya bagi manusia.

“Pun demikian dengan peternak. Tidak perlu panik karena pemerintah telah menyediakan obat dan vitamin,” pungkas Wakapolres dalam keterangan tertulisnya.

Related posts

Leave a Reply