SM/Supriyanto - TANPA WUWURAN: Ketua Tim Pemenangan Paslon Arif-Rista Saiful Hadi SIKom didampingi Sekretaris Drs Lulus Triparyadi menyampaikan keterangan pers di Griya Sesarengan.

KEBUMEN, SM Network – Tim Pemenangan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH – Hj Ristawati Purwaningsih SST MM (Arif-Rista) optimistis akan menang Pilbup Kebumen tanpa praktik money politik alias wuwuran.

Ketua Tim Pemenangan Paslon Arif-Rista Saiful Hadi SIKom mengatakan bahwa ada beberapa pihak yang bertanya apakah tim Arif-Rista akan melakukan money politik. Adapula yang menyebar isu bahwa tim Arif-Rista akan money politik.

“Secara tegas kami menyatakan bahwa tidak akan melakukan gerakan money politik atau wuwur, karena hal itu melanggar undang-undang Pilkada,” ujar Saiful Hadi didampingi Sekretaris Drs Lulus Triparyadi di Posko Pemenangan Arif-Rista Griya Sesarengan, Senin 7 Desember 2020.

Untuk itu, imbuh Saiful yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kebumen, jika ada seseorang atau pihak-pihak tertentu melakukan gerakan money politik mengatasnamakan tim pemenangan Arif-Rista atau mengatasnamakan utusan dari paslon Arif-Rista pihaknya menyatakan hal itu tidak benar.

“Kami menerima laporan ada 10 titik ada orang yang mengaku hari ini akan dikirim dana untuk dibagi-bagi dengan mengatasnamakan tim Arif-Rista. Mereka bukan pengurus partai dan bukan tim resmi kami. Ini isu meresakan, termasuk bagi tim Arif-Rista yang sudah bekerja keras,” imbuhnya.

Saiful mensinyalir bahwa isu tersebut dihembuskan oleh pihak-pihak tertentu agar paslon Arif-Rista melanggar hukum dan dikenai sanksi. Bisa juga hal itu dilakukan oleh botoh-botoh yang sedang melakukan praktik taruhan.

“Kami percaya prakti wuwuran melanggar Undang-undang dan menciderai demokrasi,”ujar Saiful.

Saiful menambahkan bahwa pernyataan tersebut sebagai sikap resmi untuk mengantisipasi adanya pihak-pihak yang sengaja membuat kegaduhan politik dengan tujuan untuk mendiskualifikasi pasangan Arif-Rista karena dianggap melanggar aturan Pilkada dengan cara money politik.

Hasil Survey

Sebelumnya, PDI Perjuangan bersama delapan partai pengusung Arif-Rista merilis hasil survei dua lembaga yang menunjukkan angka 82,7 persen untuk kemenangan Arif-Rista. Survei dilakukan pada 20-25 November 2020 dan memiliki margin eror sekitar 4 persen.

Dalam survei tersebut, 16 persen masih abstain atau belum menentukan sikap. Sedangkan untuk kolom kosong hanya menempati angka 7,5 persen. Saat ini yang masih diperebutkan adalah pemilih yang belum menentukan sikap.
“Jika saksi, kordes, korcam dan seluruh relawan bergerak maka pihaknya optimistis Arif Rista akan menang,” kata Saiful Hadi.

Disebutkan bahwa pemilih loyalis atau strong voter, pemilih yang apabila diberikan uang pun tidak akan berpindah yang memilih Arif Rista ada sekitar 70,2 persen. Sedangkan loyalis pemilih kolom kosong hanya sekitar 3,4 persen dari jumlah 1.037.000 DPT Kebumen.

“Artinya ada sekitar 700.000 masyarakat loyalis yang akan memilih Arif-Rista pada Pilbup Kebumen. Sedangkan pemilih loyalis Koko hanya 25.000, hal tersebut tentunya sangat jauh dibandingkan para pemilih loyalis Arif Rista,” imbuhnya.

Terkait adanya polling melalui media sosial, hal tersebut tidak bisa menjadi standar survei. Sebab masyarakat Kebumen yang bermedia sosial hanya 10 persen. Sedangkan yang menjadi standar dalam lembaga survei adalah ada ilmu statistik. Sampling diambil secara random untuk membuat segmentasi dari sisi usia, pendidikan provesi, baik itu dari birokrasi hingga ke masyarakat petani maupun nelayan.

“Kalau polling di media sosial mau dijadikan standar ya kita ketawa sajala,” katanya.