SM/Arif Widodo - SIAP BERGERAK : Personel Baznas dan pemkab siap bergerak untuk mengumpulkan zakat.

KEBUMEN, SM Network – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto telah menerbitkan Surat Edaran tentang optimalisasi pengumpulan zakat. Khususnya bagi ASN di Kabupaten Kebumen. Penekanannya agar dibentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap OPD/Satker/badan usaha

“UPZ juga harus berjalan efektif. Sehingga perolehan zakat infak dan sedekah (ZIS) akan meningkat. Selanjutnya diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan di Kebumen,” kata Plt Asisten 1 Sekda Amin Rahmanurrasjid mewakili Bupati saat deklarasi gerakan cinta zakat, Selasa (4/5).

Sementara itu, Ketua Baznas Kebumen Bambang Sucipto, mengemukakan, deklarasi gerakan cinta zakat kali ini dengan pentasyarufan kepada para mustahiq antara lain bantuan kursi roda, kaki palsu, bedah rumah, sabilillah, guru TPQ dan bea siswa.

Selain itu juga terdapat bantuan hibah untuk operasional Baznas sebesar Rp 150 juta yang diterima langsung oleh Ketua Baznas Kebumen Bambang Sucipto.

Bambang Sucipto menyampaikan terima kasih kepada pemkab atas dukungannya dan ikut serta dalam sosialisasi untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk berzakat. Menurut Bambang, masyarakat Kebumen sebenarnya kesadaran untuk berzakat atau beramal secara umum baik.

“Hanya saja kadang belum memahami secara utuh. Sehingga kadang masih kurang pas,” ungkap Bambang yang Mantan Kepala Kantor Kemenag Kebumen itu. Ia pun mencontohkan saat mereka sudah infaq, bersedekah dalam jumlah banyak, ternyata belum menunaikan zakat. Padahal zakat itu wajib, sedangkan infaq dan sedekah sunat.

“Ini kan terbalik. Sudah haji tapi belum zakat, padahal sudah wajib zakat. Nah, dengan zakat ini jiwa dan hartanya akan bersih, sehingga produktifitas kerja meningkat dan hasilnya akan semakin bertambah dan barokah,” terangnya. (K5)