The Alana Yogyakarta Terima Tamu dengan Protokol Kesehatan

YOGYAKARTA, SM Network – Menghadapi era kenormalan baru (new normal), The Alana Hotel & Convention Center Yogyakarta melakukan segala hal preventive guna mencegah penyebaran Covid-19. Hal ini agar tidak berdampak negatif terhadap para tamu yang menginap di hotel.

Marcomm Manager The Alana Yogyakarta, Wiwied A Widyastuti mengatakan, negara-negara di seluruh dunia sedang berusaha melakukan pencegahan dan antisipasi terhadap penyebaran virus ini. Hal ini tak lepas dari adanya virus ini sudah menjadi momok menakutkan bagi warga dunia.“Tak terkecuali kami yang bergerak di bisnis hospitality juga melakukan berbagai cara pencegahan agar Covid-19 tidak menyebar. Apalagi, kita sudah beroperasi kembali menerima para tamu setelah sebelumnya tutup sementara,” ujarnya di hotelnya, Senin (20/7).

Dia menuturkan, tindakan preventif yang dilakukan meliputi kampanye pola hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada seluruh karyawan serta tamu yang menginap. Juga menjaga kebersihan di semua fasilitas tamu, terutama kamar. “Kita tempatkan pula hand sanitizer di seluruh area dan setiap lantai di kamar-kamar serta area ruang rapat. Seluruh karyawan kita ingatkan rajin cuci tangan pakai sabun, jaga kesehatan, dan istirahat yang cukup agar kekebalan tubuh bagus serta terhindar dari penyakit,” katanya.

Mematuhi protokol kesehatan, katanya, juga penting dilakukan oleh seluruh karyawan dan tamu hotel. Di antaranya selalu memakai masker ketika di luar ruangan, selalu dicek suhu tubuh saat masuk ke area hotel, dan pemasangan pembatas mika di area meja makan restoran. “Tamu yang datang juga kita terapkan protokol kesehatan. Di lobi hotel disiapkan wastafel untuk cuci tangan, pengecekan suhu tubuh sebelum masuk area lobi, dan barang milik tamu disemprot cairan desinfektan,” tuturnya.

Wiwied menambahkan, seluruh karyawan memakai alat pelindung diri, seperti masker, sarung tangan, dan face shield. Benda-benda yang sering disentuh tamu juga dibersihkan secara rutin. Bahkan, di kamar disediakan personal kit untuk kebutuhan tamu.“Sejak dibuka kembali pada pertengahan bulan Juni lalu, sudah ada tamu yang menginap. Meski memang masih sangat kecil, dengan okupansi sekitar 10 persen dari total kamar 200-an. Dengan penerapan protokol kesehatan ini, kami harap tamu merasa aman dan nyaman,” jelasnya.


Asef Amani

Tinggalkan Balasan