Tertangkap Polisi, Dua Tersangka Akui Curi Motor di 36 Lokasi

KEBUMEN, SM Network – Dua pria masing-masing berinisial BD (29) warga Desa Selanegara Kecamatan Sumpiuh Banyumas dan SK (26) warga Desa Purwodadi Kecamatan Tambak Banyumas diamankan jajaran Unit Reskrim Polsek Sempor, karena dugaan pencurian sepeda motor.

Tersangka diduga melakukan pencurian sepeda motor di banyak lokasi di Kecamatan Sempor di antara di sebuah rumah kos di Desa Sidoharum. Pencurian di rumah kos dilakukan pada Jumat (15/1) sekitar pukul 07.00 WIB. Adapun korban adalah adalah SD (24) warga Kelurahan Tamanwinangun.

“Tersangka masuk ke halaman rumah kos dan mengambil sepeda motor dengan cara merusak lubang kunci sepeda motor dengan kunci Y,” jelas Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kapolsek Sempor Iptu Sumaryono, Selasa (16/2).

Berdasarkan hasil penyelidikan, akhirnya Unit Reskrim Polsek Sempor berhasil mengamankan tersangka di wilayah Kecamatan Sruweng, Kebumen, Jumat (5/2). Dari keterangan para tersangka, diperoleh informasi jika mereka melakukan pencurian sepeda motor di sejumlah wilayah di Kebumen bahkan di berbagai kota di Jawa Tengah.

Seorang Residivis

Di wilayah Kebumen, total dia melakukan pencarian sebanyak 17 kali. Di Purbalingga 13 kali dan di Banjarnegara sebanyak dua kali, di wilayah Banyumas empat kali. Namun nahas bagi tersangka, pencurian di wilayah Sempor berhasil diungkap jajaran Unit Reskrim Polsek Sempor. Padahal kedua tersangka mengaku sudah sangat rapih melakukan kejahatannya.

“Kami yakin masih banyak TKP lainnya selain yang barusan di sebutkan. Karena tersangka mengaku lupa, saking banyaknya melakukan pencarian sepeda motor,” jelas Iptu Sumaryono.

Kedua tersangka yang ternyata adalah seorang residivis mengaku jika hasil curiannya dijual dan uangnya digunakan untuk kepentingan sehari-hari. Modus pencurian para tersangka yakni berkeliling di pemukiman warga dan mengincar sepeda motor yang diparkir di tempat sepi. Tersangka membekali diri dengan kunci magnet untuk membuka pengaman anti maling dan kunci leter Y untuk membuka paksa kunci.

“Para tersangka cukup cerdik saat beraksi. Sehingga kami mengimbau agar warga masyarakat memasang kamera cctv sebagai pengaman ganda,” jelasnya seraya menyebutkan tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUH Pidana tentang pencurian dengan pemberatan, ancaman kurungan paling lama lima tahun penjara.

Tinggalkan Balasan