SM/Dian Nurlita - KONFERENSI: Tim Resmob Magelang saat menunjukkan barang bukti yang berhasil diamankan

MUNGKID, SM Network – Jajaran Polres Magelang berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan, yang terjadi di Kecamatan Pakis. Satu pelaku berhasil ditangkap dan pelaku lain masih dalam pencarian (DPO). Kasus pencurian dengan kekerasan tersebut menimpa seorang wanita bernama Listianingsih (55), yang tinggal sendiri di rumahnya. Kasat Reskrim Magelang, AKP Hadi Handoko mengatakan bahwa kasus tersebut terjadi pada 26 November 2020.

“Diketahuinya pada pukul 03.00 pagi di rumah korban, atas nama Listianingsih (55) Dusun Pakis Tengah, Desa Pakis, Kecamatan Pakis,” ujar AKP Hadi saat konferensi Pers kemarin (20/1).

Pelaku yang berhasil diamankan bernama Muhamad Syahrizal /Rizal (27), meruoakan warga Desa Suruh, Kabupaten Semarang. “Satu orang lagi bernama Andi, ini statusnya DPO merupakan warga Kabupaten Temanggung,” jelasnya.
Hadi mengatakan bahwa Rizal awalnya naik ke atap rumah dan merusak genting. Selanjutnya melalui atas plafon yang berlubang ia melihat situasi di dalam rumah, namun pelaku tidak jadi masuk melalui plafon. Kemudian ia turun dan melihat jendela sebelah barat bertralis agak membuka.

“Lalu pelaku atas nama Andi (DPO) mencongkel jendela sebelah barat rumah korban. Kedua pelaku memasuki rumah melalui jendela yang sudah dicongkel selanjutnya pelaku mengambil sejumlah uang yang berada di sebuah kaleng di etalase toko didalam rumah korban,” kata Hadi.

Agar korban tidak melawan, kedua pelaku sempat melakukan penganiayaan terhadap korban yang sedang tidur. “Pelaku atas nama Rizal menduduki tubuh korban, menutupi wajah korban menggunakan handuk dan memukuli wajah korban. Sedangkan pelaku atas nama Andi (DPO) mengikat kaki korban menggunakan tali, yang sebelumnya sudah dipersiapkan oleh pelaku dan pelaku memukuli tubuh korban bagian bawah,” terangnya.

“Korban sendiri mempunyai konter aksesoris hp, dan tinggal sendiri. Korban mengalami luka yang cukup serius, dan setelah kejadian tersebut korban di opname selama satu minggu di rumah sakit,” ujar AKP Handoko.

Diketahui pelaku atas nama Andi (DPO) merampas sebuah kalung emas 10gr dari leher korban dan 1 buah gelang kaki 5gr. Pelaku atas nama Andi (DPO) kemudian mengambil 1 buah tas kulit warna coklat dan 2 buah kotak warna merah.

“Atas kejadian tersebut korban engalami kerugian yaitu 1 buah kalung emas 10gr, gelang kaki emas 5gr, 9 buah gelang emas seberat 35gr dan uang tunai sebanyak Rp 5 juta. Jumlah total kerugian meteriil sebesar Rp. 54 juta,” terangnya.
Selanjutnya adik dari korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pakis Kabupaten Magelang.

Pelaku atas nama Rizal berhasil ditangkap pada 1 Januari pukuk 2 siang di wilayah Semarang. “Pelaku berhasil di tangkap di rumah kos pertigaan Bawen, Kabupaten Semarang beserta barang bukti. Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek,” imbuhnya.

Saat ditanya, tersangka Rizal mengaku bahwa dalam aksi yang dilakukan sebenarnya dilakukan oleh 4 orang termasuk dirinya. “Jadi berdasarkan tersangka, dia tidak mengenal dua pelaku yang lain. Nanti setelah kita menangkap Andi ini, kita akan melakukan pengembangan,” pungkas AKP Hadi.

Dari hasil penangkapan, polisi berhasil menyita barang bukti berupa satu buah linggis kecil, satu buah obeng min gagang warna oranye, satu buah tas pinggang warna biru. Atas perbuatannya Tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 9 tahun.