Terkait Bansos Bupati Temanggung Minta Warga Hargai Kerja Keras Kades

TEMANGGUNG, SM Network – Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq mengatakan, pada prinsipnya pemerintah berkeinginan untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat dalam hal pelayanan termasuk bantuan sosial, namun demikian persoalan di lapangan sangat kompleks sehingga perlu kecermatan dan kehati-hatian. Oleh karena itu, dia meminta warga agar menghargai kerja keras kepala desa terkait dengan penyaluran bantuan sosial di tengah pandemi Covid-19.

“Warga harus menghargai kerja keras kepala desa terkait dengan penyaluran bantuan sosial di tengah pandemi Covid-19, maka jangan kemudian terus mudah menyalahkan mereka karena ada warga miskin yang belum mendapat bantuan. Mereka di samping telah bekerja keras menyiapkan data dan menyiapkan penyaluran berbagai jenis bantuan kepada masyarakat, kepala desa dan perangkat desa juga bukan satu-satunya pihak yang mengambil keputusan,”ujarnya pada saat penyerahan bantuan langsung tunai (BLT) dari dana desa di Desa Ringinanom, Kecamatan Parakan, Sabtu (16/5).

Menurut dia, dalam menyusun data penerima bantuan, kepala desa dan perangkat desa tidak memutuskannya sendiri. Pasalnya, penentuan data penerima bantuan yang bersumber dari dana desa harus melalui proses musyawarah yang melibatkan pihak RT, RW, tokoh masyarakat di lingkungan setempat, dan penentu terakhir di desa bukanlah kepala desa melainkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Justru kepala desa dan perangkatnya adalah ujung tombak di lapangan yang menangani semua bantuan dari pemerintah. Baik itu bantuan dari Kementerian Sosial, provinsi, kabupaten, maupun juga bantuan yang bersumber dari dana desa. Dalam masa pademi Covid-19 ini dia memperkirakan keputusan tentang data penerima bantuan di satu dua desa ada yang belum sempurna 100 persen dan mungkin ada warga miksin yang belum masuk data penerima. Maka dari itu, pemerintah membuka ruang seluas-luasnya untuk memasukkan nama-nama baru dalam data penerima.

Khadziq menjelaskan, bahwa saat ini yang sedang dicairkan adalah salah satu jenis bantuan tahap awal dan setelah ini masih akan ada penyaluran-penyaluran bantuan berikutnya. Maka di sini masyarakat diminta untuk bisa memahaminya. Apalagi jika dilihat dari data Pemerintah
Kabupaten, seharusnya semua warga tidak mampu akan mendapatkan bantuan, dan saat ini bagi yang belum tentunya hanya menunnggu giliran penyalurannya saja.

Disebutkan, bantuan dari pemerintah ada berbagai jenis yakni bantuan PKH, perluasan PKH, bantuan sembako reguler, bantuan sosial tunai, bantuan perluasan program sembako dengan Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS), bantuan jaring pengaman sosial Pemprov Jateng, bantuan jaring pengaman sosial Pemkab Temanggung, BLT yang bersumber dari dana desa. Total yang akan menerima bantuan di Kabupaten Temanggung sebanyak 155.485 keluarga atau jauh melebihi jumlah keluarga miskin di Temanggung yang berjumlah 15.000 keluarga.

“Jadi, secara teoritis seharusnya sudah tidak ada keluarga miskin yang tidak mendapatkan bantuan. Saya berharap semua bantuan itu sampai di tangan masyarakat yang berhak menerimanya. Bisa tepat waktu, tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat kualitas untuk bantuan sembako sesuai dengan nilai yang seharusnya,”katanya.


Raditia Yoni Ariya

1 Komentar

  1. 617889 867736This web page is known as a stroll-by for all of the details you wished about this and didnt know who to ask. Glimpse appropriate here, and you will positively discover it. 497319

Tinggalkan Balasan