Terdampak Covid-19, Separuh Anggaran KONI Purworejo Dipangkas

PURWOREJO, SM Network – Olahraga menjadi salah satu sektor yang terdampak pandemi Covid-19. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Purworejo bahkan harus mengembalikan dana hibah senilai Rp 1 Miliar kepada pemerintah daerah setempat.

“Permohonan pengembalian dana KONI terkait dengan penanganan pandemi covid-19,” kata Bendahara Umum KONI Purworejo Widiarso Yuliantono, hari ini.

Pengembalian dana hibah atas permintaan Pemkab melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) sebagai leading sektor yang membidani olahraga daerah.

Widiarso Yuliantoro, menyebutkan, hibah anggaran KONI tahun 2020 yang berikan Pemerintah Kabupaten Purworejo sebesar Rp 2.028.000.000. Anggaran tersebut telah ditransfer ke rekening KONI beberapa bulan sebelum siaga pandemi Covid-19 ditetapkan.

Dikatakan oleh Ketua KONI Purworejo, Gunarwan, pengembalian hibah tersebut akan berdampak langsung pada pembinaan cabang olahraga (Cabor) yang berada dibawah naungan KONI. Namun demikian, faktor Covid-19 secara tidak langsung juga menghambat seluruh kegiatan Cabor.

“Ada 33 Cabor yang tergabung dengan KONI. Pengembalian hibah ini tentu berdampak pada kegiatan mereka, namun meski ada anggaranya Cabor juga terhambat bahkan tidak bisa jika akan melakukan kegiatan,” katanya.

Gunarwan mengatakan, kendati anggaran KONI minim, sebenarnya ada beberapa kegiatan yang masih dapat dilaksanakan. Seperti latihan atlet, dan pelatihan wasit. Namun pelaksanaanya harus dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.

“Kalau ada yang ingin berkegiatan kami sudah meminta supaya Cabor mengajukan, mengingat masih ada anggaran lebih satu miliar lebih, kalau sampai akhir tahun tidak ada, anggaran tersebut kemungkinan dikembalikan (ke Pemkab Purworejo) lagi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendididikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Purworejo Sukmo Widi Harwanto, juga mengakui, bahwa dana hibah KONI sebagian diminta untuk dikembalikan, guna mendukung penanganan pandemi corona yang membutuhkan dana besar.

“Tidak hanya KONI, bahkan anggaran seluruh SKPD di Purworejo diminta sebagian untuk dikembalikan,” katanya.

Diakui, dengan pengembalian dana itu beberapa kegiatan tidak dapat dilaksanakan. Termasuk kegiatan olahraga maupun kegiatan lainnya yang melibatkan orang banyak. Pemkab Purworejo juga melarang berbagai kegiatan yang melibatkan orang banyak.

Heru Prayogo

4 Komentar

  1. Like!! Thank you for publishing this awesome article.

  2. 454164 788945I believe other site owners need to take this website as an model, very clean and wonderful user pleasant pattern . 654632

Tinggalkan Balasan