MENINJAU : Kapolres Wonosobo meninjau Pos ETLE Satlantas Polres Wonosobo, Selasa (16/3).

WONOSOBO, SM Network – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Wonosobo akan menggunakan action cam untuk efektifitas penerapan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Inovasi yang diberi nama Kamera Portable Penindakan Kendaraan Bermotor (Kopek) itu akan dipasang di helm anggota Satlantas.

Kapolres Wonosobo, AKBP Ganang Nugroho Widhi menjelaskan, Kopek yang dipasang di helm anggota Satlantas mengindentifikasi nopol dan jenis kendaraan yang terintegrasi dengan data Samsat bagi pelanggar lalu lintas. Tak hanya mengidentifikasi nopol, Kopek juga akan mengindentifikasi wajah pengguna motor yang terintegrasi dengan data SIM dan E-KTP.

Kapolres Wonosobo, AKBP Ganang Nugroho Widhi menunjukan helm yang akan digunakan anggota Satlantas.

Setelah tertangkap kamera dan terbukti melanggar, pelanggar akan dikirim surat tilang melalui pos sesuai data yang tertangkap Kopek ini. Dengan Kopek, pelanggar lalu lintas tidak akan bisa mengelak saat ditindak karena buktinya sudah terekam oleh petugas.

“Bagi pengendara sepeda motor yang terbukti melanggar akan diberi surat tilang yang ditujukan ke alamat rumah mereka. Nantinya denda tilang bisa langsung dibayar melalui BRI,” ujar Kapolres saat memantau persiapan penerapan tilang elektronik di Pos ETLE Satlantas Polres Wonosobo, Selasa (16/3).

Hingga kini, sudah terdapat lima Kopek yang terpasang di helm anggota Satlantas Polres Wonosobo. Kedepan, lanjut Kapolres, kamera portable akan terus ditambah hingga 50 unit. “Sekarang masih dalam tahap sosialisasi kepada masyarakat. Dengan adanya inovasi ini saya harap pengguna jalan di Wonosobo semakin disiplin. Dengan disiplin maka akan mengurangi tingkat kejadian lakalantas,” tandasnya.

Kasatlantas Polres Wonosobo, AKP Harman Rumenegge Sitorus menambahkan, tujuan Kopek adalah untuk mengcover wilayah yang belum terpasang kamera ETLE. Di Wonosobo sendiri,  telah terpasang tiga kamera pengawas atau ETLE untuk menindak pengendara yang melanggar. Dua kamera dipasang di perempatan Taman Plaza Wonosobo, dan satu kamera berada di pertigaan Pasar kertek.

Dia menjelaskan, penerapan Kopek merupakan tindak lanjut perintah Kapolri untuk penindakan hukum tilang secara elektorik. Di Polres Wonosobo, langkah awal adalah mensosialisasikannya kepada masyarakat. Untuk penerapan tilang elektronik disebutnya akan menunggu perintah dari pusat terlebih dahulu.