Tawuran, Pelajar di Magelang Dilarikan ke Rumah Sakit

MUNGKID, SM Network – Seorang pelajar di salah satu sekolah swasta Kota Magelang menjadi korban pembacokan, diduga akibat dari aksi tawuran yang terjadi di Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Rabu (15/1) petang. Polisi menyayangkan dikarenakan korban kurang kooperatif saat dimintai keterangan yang menimpa dirinya.

Namun demikian, Polisi tetap mengejar pelaku dengan memintai keterangan beberapa saksi serta terus melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap kejadian tersebut. Diketahui korban berinisial BSA (18) pelajar sebuah SMK swasta Kota Magelang, warga Desa Kembanglimus, Kecamatan Borobudur. “Korban diantar warga ke Puskemas Salaman karena punggung dan sebagian kaki penuh luka bacok. Karena lukanya cukup parah, akhirnya korban dirujuk ke Rumah Sakit Tidar Kota Magelang,” ungkap Kapolsek Salaman, AKP Marsodik saat dikonfimasi Kamis (16/1).

Namun saat akan mencari keterangan terhadap korban di Rumah Sakit, Polisi mengalami kesulitan karena korban tidak mau memberikan keterangan, bahkan saat polisi akan mengecek HP milik korban tidak diperbolehkan. Sementara teman-teman korban yang diduga ikut terlibat tawuran meninggalkan korban sendirian. “Korban kurang kooperatif, kemungkinan takut diketahui orang tuanya. Sampai saat ini (16/1) korban belum bersedia memberikan keterangan.

Namun demikian kita tetap melakukan penelidikan dengan mencari keterangan saksi-saksi, untuk mencari pelaku,” tegas Marsodik. Diketahui sebelumnya Rabu (15/1) petang korban BSA ditemukan warga sekitar Kauman, Kecamatan Salaman, dengan kondisi punggung dan kaki penuh darah bekas luka bacok. Oleh warga korban langsung dilarikan ke Puskesmas Salaman. BSA sendiri diduga merupakan korban tawuran antar pelajar.


Dian Nurlita

Tinggalkan Balasan