Tari Lengger Iringi Launching Aplikasi Jelajah Wonosobo

WONOSOBO, SM Network – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Wonosobo me-launching aplikasi bernama “Jelajah Wonosobo”. Dalam acara yang di gelar di Ruang Mangunkusumo Setda Wonosobo, Kamis (12/11) tari lengger dipilih menjadi pengiring peluncuran aplikasi tersebut. Tari lengger sendiri merupakan tarian khas Wonosobo yang telah melekat di masyarakat dan tumbuh berkembang secara turun temurun hingga saat ini.

Bupati Wonosobo, Eko Purnomo dalam sambutanya mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) harus mempersiapkan diri di sektor pariwisata meski belum tahu kapan pandemi Covid-19 akan berakhir. Aplikasi tersebut, lanjut Bupati, diharapkan akan memudahkan wisatawan untuk mengetahui informasi secara jelas terkait wisata yg dituju.

“Kita belum tahu kapan pandemi ini berakhir, tapi sektor pariwisata harus tetap hidup. Dengan aplikasi itu, kita berharap frekuensi kunjungan dan lama kunjungan wisata bisa meningkat. Kita tahu saat ini terjadi kelesuan di sektor pariwisata. Dengan terobosan ini semoga bisa menjadi solusi di tengah pandemi,” ucapnya.

Bupati menambahkan, Disparbud harus memanfaatkan momentum penerapan tatanan kehidupan baru atau new normal dengan baik. Kebijakan Disparbud dengan akselerasi pengembangan sektor pariwisata berbasis teknologi diharap bisa meningktakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Penutupan wisata satu sisi menjadi langkah penting dalam penanganan Covid-19. Di sisi lain berimbas pada berhentinya sektor wisata untuk sementara waktu. Melalui aplikasi ini kita bisa menciptakan pasar digital sehingga bisa menjadi solusi di tengah pandemi,” imbuhnya.

Plt Kepala Disparbud Wonosobo, Kristianto mengatakan, Pemkab mulai mempersiapkan diri pada sektor pariwisata meski belum tahu kapan pandemi akan berakhir. Menurutnya, sektor wisata menjadi salah satu penggerak ekonomi di Wonosobo.
“Meski belum tahu pandemi kapan berakhir, Pemkab mulai mempersiapkan diri. Jadi ketika pandemi berakhir kita tidak kehilangan momentum. Untuk itu kita menyediakan aplikasi jelajah wonosobo untuk membantu wisatawan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan