SM/Arif Widodo - IKUTI RAPAT : Pihak terkait mengikuti rapat persiapan Ramadan di Gedung F Kompleks Kantor Setda, Rabu (22/4).

KEBUMEN, SM Network – Gegara korona yang tidak kunjung sirna, tarawih, buka puasa bersama, takbir keliling yang sifatnya mengumpulkan banyak orang untuk Ramadhan ditiadakan.

“Setiap warga yang hendak beribadah sebaiknya di rumah masing-masing dahulu sampai ada kebijakan lanjutan dari Pemerintah Pusat,” jelas Bupati Yazid Mahfudz saat memimpin rapat persiapan Ramadan di Gedung F Kompleks Kantor Setda, Rabu (22/4).

Hadir Sekretaris Daerah Ahmad Ujang Sugiono, perwakilan dari Polres Kebumen, MUI, Kementerian Agama dan perwakilan instansi terkait lainnya. Sejumlah agenda dibahas dalam rapat tersebut diantaranya tentang Surat Edaran Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor 6 tahun 2020 tentang pedoman beribadah ditengah pandemi Covid-19.

Menurut Yazid, sejumlah aktifitas ibadah yang sifatnya mengumpulkan banyak orang akan ditiadakan. Hal ini guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kebumen.

Dalam kesempatan tersebut, Yazid juga mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat serta institusi terkait lainnya agar selalu mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi imbauan pemerintah dan melaksanakan protokol kesehatan.

“Kita semua berharap pandemi Covid -19 ini berakhir di negeri kita, Indonesia. Mari kita terus berdoa agar bencana ini segera berakhir dan kembali normal seperti sediakala,” ucapnya.

Di akhir rapat dilakukan penandatanganan surat kesepemahaman bersama terkait Pedoman Ibadah Ramadhan 1441 Hijriah di Kabupaten Kebumen. Nantinya, surat tersebut akan diterbitkan serta diedarkan kepada masyarakat.


Arif Widodo

1 KOMENTAR