Tak Takut Keluar Zona Nyaman

Badan Otorita Borobudur (BOB) mempercayakan sebagian tugas komunikasi publiknya dalam setiap kegiatan kepada dara cantik kelahiran 6 April 1993 bernama lengkap Helynka Resi Astika.

BOB terbentuk dari Perpres no. 46 tahun 2017 yang memiliki tugas mengelola lahan seluas 309 ha di perbukitan Menoreh,  Purworejo, Jawa Tengah dan tugas koordinatif 3 Destinasi Pariwisata Nasional (DPN) yakni Borobudur – Yogyakarta dan sekitarnya, Solo – Sangiran dan sekitarnya, Semarang – Karimun jawa dan sekitarnya.

Lynka panggilan akrabnya, dalam keseharian membeberkan garis besar tugas melaksanakan pelayanan informasi publik kepada Suara Merdeka, baru-baru ini.Ia berperan sebagai penghubung antara BOB/pemerintah, swasta, media massa dan masyarakat.

“Setiap kegiatan yang melibatkan pastisipasi aktif BOB perlu diinformasikan, baik internal dan eksternal dan untuk membuka akses kepada publik atas informasi yang berkaitan,” tuturnya.

Penyuka olahraga basket sejak di bangku SMP ini pun memberikan tips agar tetap bisa menjalankan karirnya.

“Pertama, harus mempunyai tekad/niat yang konsisten, mempunyai tujuan kenapa akan menjalani tersebut. Harus bisa membagi waktu antara kerja/kewajiban dan me time. Kemudian pahami potensi/passion diri ada di bagian mana,” jelasnya.

Perempuan jebolan Sastra Inggris Sanata Dharma Jogja ini juga membocorkan kiat suksesnya, yakni tak takut mencoba hal yang baru.

“Jangan pernah takut keluar zona nyaman untiuk mencoba tantangan baru, jangan pernah takut berkata jujur dan berkata tidak, harus mandiri jangan apa-apa harus ada temennya..Dikit-dikit enggak berani speak up dan sebagainya kalo enggak ada temennya,” pungkasnya.


Danajoyo Kusumo

Tinggalkan Balasan