Tak Patuhi Protokol Kesehatan, Peralatan Memasak Diamankan Petugas

WONOSOBO, SM Network – Tim razia operasi protokol kesehatan Wonosobo terpaksa mengamankan identitas beserta perlengkapan memasak salah seorang penjual Pedagang Kaki Lima (PKL) akibat tidak mematuhi protokol kesehatan.

Operasi gabungan yang melibatkan Kodim, Polres, Satpol PP, anggota Kodam IV/Diponegoro, Polda Jawa Tengah, Dinas Perkimhub guna meminimalisir penyebaran virus Corona. Operasi dilakukan di berbagai tempat keramaian mulai dari Pasar Kertek, sekitar Kecamatan Kalikajar, wilayah kota juga tempat hiburan (24/9).

Pasi Ops Kodim 0707 Wonosobo Kapten Czi Sarwiyono menyampaikan kegiatan ini terus dilakukan mengingat jumlah Covid-19 semakin bertambah. Untuk itu perlu adanya penyadaran secara masal dan terus digelorakan agar kita semua mematuhi protokol kesehatan.

” Jika masih ada sebagian orang yang tidak mematuhi protokol kesehatan tersebut maka upaya menghilangkan penyebaran covid masih sulit untuk dikendalikan. Untuk itu dalam rangka upaya memutus mata rantai diperlukan kesadaran semua pihak agar bersama – sama menjaga aturan tersebut, ” kata Pasi Ops Kodim 0707 Wonosobo Kapten Czi Sarwiyono.

Sedangkan Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP, Hermawan Animoro mengatakan berdasarkan hasil operasi, masih ditemukan beberapa PKL yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Sehingga terpaksa identitas dan perlengkapan memasak diamankan oleh petugas. ” Untuk sementara waktu diamankan di kantor Satpol PP guna memberikan efek jera,” Ujar Hermawan.

” Diharapkan, setelah menerima pembinaan, para pemilik usaha yang masih belum bersedia menaati aturan jam malam, akan lebih sadar akan pentingnya penerapan protokol kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran COVID 19 di Wonosobo,” imbuh Hermawan.

Operasi dilakukan guna memutus mata rantai penularan Covid-19. Selain pola hidup sehat, penerapan protokol kesehatan menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan masyarakat mengingat di Kabupaten Wonosobo masuk dalam kategori merah.

” Diharapkan masyarakat semakin sadar akan protokol kesehatan, menggunakan masker juga cuci tangan, pun begitu dengan pedagang, harus menyediakan tempat cuci tangan. Sehingga penularan dapat diminimalisir,” Pungkas Hermawan.

Tinggalkan Balasan