Tak Kunjung Terima Bantuan, Rumah Muhson Keburu Ambrol

KEBUMEN, SM Network – Rumah Muhson Tarhib Husain (47), warga Dukuh Karangreja RT 03 / RW 02, Desa Indrosari, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen, butuh diperbaiki sejak ambrol Desember 2019 lalu. Muhson serta anak dan istri yang kini mengungsi di rumah kakaknya, Solehan (58), juga butuh bantuan. Ia yang bekerja serabutan itu pun berharap segera menempati rumahnya kembali.

“Rencananya kalau ada rezeki mau saya perbaiki,” kata Muhson yang ditemui di rumah kakaknya, Solehan, Sabtu (30/1). Muhson mengisahkan tempat tinggal yang dibangun sekitar 20 tahun silam itu mengalami kerusakan pada bagian kuda-kuda. Kondisi tersebut sempat mengundang perhatian Ketua RT setempat, Hary Wijoseno. Hingga kemudian diusulkan bantuan kepada pihak terkait. Namun rumah berukuran 6 x 7 meter itu sudah keburu ambrol sebelum ada bantuan.

“Kuda-kuda yang rapuh tidak kuat menyangga atap, sehingga ambrol,” ucap Muhson. Diakui, usulan untuk mendapatkan bantuan sebelumnya tak kunjung ada realisasi. Muhson yang berusaha keras pun belum berdaya untuk memperbaikinya. Terlebih kondisi sekarang paska ambrolnya rumah tersebut. “Setelah rumah saya ambrol, terus diusulkan oleh perangkat desa agar dapat bantuan,” ucap Muhson.

Disebutkan, sudah ada empat lembaga yang merespons dengan melakukan survei ke rumahnya. Masing-masing PMI, BNI, BPBD dan BAZNAS. Lebih lanjut, PMI dan BNI kemudian memberikan sembako, sedangkan BPBD memberikan kayu usuk dan reng untuk perbaikan tap rumahnya. Adapun BAZNAS belum ada informasi lebih lanjut. Untuk diketahui, rumah Muhson yang ambrol itu tinggal tersisa dindingnya.

Sehingga kebutuhan untuk memperbaiki rumah tersebut paling utama membuat kuda-kuda yang kuat hingga pengatapan. Mengingat, genting yang ikut ambrol saat kejadian akhir tahun 2019 itu sudah hancur.

Tinggalkan Balasan