SM/Adib Annas Maulana - DIPERIKSA : pengendara yang masuk dan keluar dari Wonosobo diperiksa tim gabungan di Terminal Tipe A Mendolo, Senin (4/5)

WONOSOBO, SM Network – Untuk menekan laju penyebaran Covid-19, Pemerintah Kabupaten Wonosobo perketat jalur masuk dan keluar Kabupaten. Semua pengendara yang akan masuk-keluar Wonosobo dihentikan untuk diperiksa petugas gabungan Disperkimhub, Satpol PP, TNI-Polri dan Dinas Kesehatan setempat.

Kepala Disperkimhub Wonosobo Bagyo Sarastono, Senin (4/5), mengungkapkan tindakan penghentian semua pengguna jalan tersebut sebagai sosialisasi uji coba pengendalian moda transportasi dalam rangka meredam penyebaran dan penularan virus Corona.

Sejak Senin (4/5) hingga Kamis (7/5), dilakukan sosialisasi uji coba pengendalian moda transportasi di seluruh jalur masuk dan keluar pengendara dari Wonosobo. Bagi pengendara yang tidak membawa surat jalan dari RT RW akan dipaksa untuk putar balik setelah atutan tersebut resmi berlaku.

Menurut Kabid Perhubungan Disperkimhub Wonosobo, Marsudiono, mulai Jumat (8/5) sampai Minggu (31/5), kebijakan pengendalian moda transportasi sudah diterapkan secara ketat. Pengendara mobil dan sepeda motor berplat nomer luar kota yang tidak mengantongi surat jalan dari Ketua RT/RW dari daerah asal atau instansi/perusahaan terkait diminta putar balik atau tidak boleh masuk ke dan keluar dari Wonosobo.

Bagi pengendara yang tidak patuh, ujar Marsudi, pihaknya akan bertindak tegas untuk meminta pengendara putar balik dan tidak diperkenankan untuk melanjutkan perjalanan. Selain itu, pengendara juga diwajibkan mengenakan masker dan mengurangi jumlah penumpang sebanyak 50 persen untuk mobil pribadi maupun kendaran umum.


Adhib Annas M

1 KOMENTAR