Syarat PCR Jadi Kendala Pendaftaran Paslon

SLEMAN, SM Network – Lampiran hasil tes PCR Covid-19 sebagai salah satu syarat pendaftaran Pilkada 2020, dirasa memberatkan. Ketua DPD Golkar Sleman Janu Ismadi mengaku baru memperoleh informasi syarat tes swab sehari sebelum jadwal pendaftaran paslon. “Kami dapat info soal swab tanggal 3 September, padahal tim sudah merencanakan pendaftaran tanggal 4 September jam 09.00,” kata Janu, Jumat (4/9).

Begitu mendapat info, pasangan Sri Muslimatun dan Amin Purnama yang diusung partainya bersama koalisi Nasdem dan PKS langsung mendatangi RSUD Sleman untuk tes swab. Namun disarankan ke salah satu laboratorium klinik yang ada di Yogyakarta. Alasannya, jika tes di RSUP Sardjito dikhawatirkan antriannya bakal lama.

“Tadi pagi kami konfirm ke lab bersangkutan, ternyata sampelnya dikirim ke Surabaya. Kan jadi semakin lama, sehingga langsung kami kondisikan di RSUP Sardjito,” bebernya.

Meski sudah ada komunikasi dengan pihak rumah sakit dan dipastikan hasilnya bisa keluar Jumat (4/9) ini, pihaknya merasa diping-pong. Dia menilai tes swab jadi kendala tersendiri terlebih penyampaiannya mendadak.

Timnya pun menjadwalkan ulang pendaftaran pada hari kedua, Sabtu (4/9) besok. “Sebelum memasukan dokumen, kami akan konsultasikan dulu ke KPU. Mungkin hari ini kami akan konsul setelah berkasnya lengkap, baru kemudian besok mendaftar,” katanya.

Pendaftaran besok rencananya diikuti 50-60 orang simpatisan. Rombongan akan berangkat dari kantor DPD Golkar Sleman yang jaraknya sekitar 300 meter dari kantor KPU.

Tinggalkan Balasan