Swab Negatif, 16 Penghuni Asrama Haji Dipulangkan

SLEMAN, SM Network – Enam belas pengunjung Indogrosir yang menjalani karantina di Asrama Haji Yogyakarta telah dipulangkan. Mereka diizinkan kembali ke rumah setelah hasil pemeriksaan swab dinyatakan negatif Covid-19. Penanggung jawab faskes darurat tingkat pertama Asrama Haji, Makwan menjelaskan, swab terhadap 16 penghuni dilakukan sebanyak dua kali. Tiga belas orang menjalani uji swab di RS Bhayangkara, sedangkan tiga penghuni lainnya diperiksa di RSUD Sleman.

“Hasilnya sudah keluar pada Senin (18/5) lalu, dan seluruhnya negatif,” kata Makwan, Rabu (20/5). Meski telah diperbolehkan pulang, mereka tetap harus melakukan isolasi mandiri di rumah. Gugus tugas setempat juga bisa menerima kembali yang bersangkutan.
Dengan dipulangkannya 16 orang tersebut, penghuni di Asrama Haji kini berjumlah 56 orang. Semuanya berstatus orang tanpa gejala (OTG) reaktif. Dari jumlah itu masih ada 27 orang yang belum dites swab.

Sementara itu, hasil rapid test putaran kedua hari pertama pada Selasa (19/5) kemarin tercatat 18 orang reaktif dari 348 pengunjung Indogrosir yang diperiksa. Pada rapid test putaran pertama yang dilaksanakan tanggal 12 Mei lalu, mereka dinyatakan negatif.
Namun sesuai prosedur, rapid diagnostic test (RDT) harus dilakukan dua kali. Sehingga, mereka yang hasilnya non reaktif tetap kembali mengikuti pemeriksaan selang sepekan berikutnya.

“Bagi yang reaktif pada pemeriksaan putaran kedua, akan difasilitasi oleh petugas puskesmas setempat untuk diantar ke pusat karantina kesehatan di Asrama Haji,” terang Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sleman Shavitri Nurmala Dewi. Rapid test putaran kedua kembali diadakan Rabu (20/5) bagi pengunjung Indogrosir lainnya yang mengikuti tes tahap pertama pada tanggal 13 Mei silam.

Adapun, peserta rapid diagnostic test (RDT) hari ketiga atau tanggal 14 Mei dijadwalkan mengikuti tes lanjutan pada 27 Mei mendatang, berbarengan dengan peserta dari kalangan aparatur sipil negara (ASN). Kegiatan RDT putaran pertama tersebut mencatatkan hasil 52 orang reaktif dari total 1.227 warga Sleman yang diperiksa.

Sehingga, 1.175 peserta yang non reaktif diharuskan mengikuti RDT lanjutan. Sedangkan pemeriksaan terhadap kalangan ASN, dari 128 orang terdapat tujuh yang reaktif. Sama halnya, ASN yang reaktif juga ditempatkan di Asrama Haji sedangkan lainnya yang non reaktif harus menjalani RDT lanjutan setelah lebaran nanti.


Amelia Hapsari

Tinggalkan Balasan