Sukses Sibat, 10 Desa di Sleman Terima Penghargaan dari PMI Pusat

SLEMAN, SM Network – Sepuluh desa yang menerapkan program Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Tim Sibat) di Kabupaten Sleman mendapat penghargaan dari PMI Pusat melalui PMI DIY. Kesepuluh desa ini yakni Girikerto Turi, Pakembinangun Pakem, Tridadi Sleman, Wedomartani Ngemplak, Sardonoharjo Ngaglik, Condongcatur Depok, Sumberrahayu Moyudan, Tirtoadi Mlati, Sidoagung Godean, dan Margodadi Seyegan.

Penghargaan diserahkan secara simbolis dalam acara donor darah PMI Kabupaten Sleman bersama seluruh PMI tingkat kecamatan di Gor Pangukan, Tridadi, Sabtu (18/7). Penghargaan yang diberikan berupa uang senilai Rp 10 juta, dan alat pelindung diri untuk penanganan Covid-19.

Menurut Sekretaris PMI DIY, Arif Noor Hartanto mengatakan, penghargaan ini untuk memberikan penguatan dan apresiasi kepada desa yang memiliki kemandirian di dalam merespon keadaan darurat dan kebutuhan kemanusiaan lainnya. “Program ini jangan dibenturkan dengan program Pemda. Sebaliknya, bersinergi dengan program pemerintah daerah melalui BPBD,” ujarnya.

Dia juga menyambut baik kegiatan donor darah yang dilakukan oleh PMI seluruh kecamatan di Sleman. Lewat momentum ini, PMI bukan hanya mengajak dan mengkampanyekan berdonor darah, namun para pengurus dan relawan beserta keluarga melakukan langsung kegiatan donor darah.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk menjadi pendonor. Syukur jika bisa dilaksanakan rutin,” tambah Arif. Senada, Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun yang hadir pada kesempatan itu berharap kegiatan donor darah bisa berjalan secara rutin. Dia juga juga mengajak masyarakat untuk melakukan donor darah secara rutin karena dapat membuat tubuh sehat.

“Menjadi pendonor itu tidak rugi, malah untung karena tubuh akan meregenerasi sel darah baru dan secara tidak langsung kesehatan akan dikontrol,” terangnya.

Untuk mengatasi kekurangan stok darah, PMI Sleman sebelumnya telah melakukan penandatangan MoU dengan karang taruna yang diawali dari Karang Taruna Giri Taruna Bakti, Girikerto, Turi. Wabup berharap langkah ini dapat diikuti oleh karang taruna lain yang tersebar di 86 desa. Jika ini terlaksana, dia optimis dapat membantu pemenuhan ketersediaan stok darah di Kabupaten Sleman.


Amelia Hapsari

Tinggalkan Balasan