Sobatku Dilaunching, Data Penerima Bansos Dipadukan

KEBUMEN, SM Network – Data penerima bantuan sosial (Bansos) dari berbagai sumber, baik pusat, provinsi maupun daerah dipadukan dalam Sistem Informasi Bantuan Sosial Terpadu Kebumen (Sobatku).

Sistem yang terintegrasi dengan data penanggulangan kemiskinan dalam bentuk aplikasi itu sebagai upaya menghindari penerima dobel dan tidak tepat sasaran. Selain itu terkait validasi data yang sebelumnya masih diragukan.

“Jadi, satu data untuk semua. Diharapkan aplikasi ini menjadi solusi dan membawa perubahan serta multy player effect,” kata Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih saat melaunching aksi perubahan Sobatku di Ruang Jatijajar kompleks Pendapa Rumah Dinas Bupati Kebumen, Kamis (27/5).

Peluncuran tersebut ditandai dengan pemukulan kentongan dan penandatanganan kerjasama sejumlah instansi. Hadir Kepala Dinsos PPKB Kebumen Eko Widianto, Kepala BKD Asep Nurdiyana, Kepala Dispermades P3A Frans Haidar dan Kepala Disdukcapil Kebumen Maskhemi.

Kepala Dinsos PPKB Kebumen Eko Widianto menyampaikan, aplikasi Sobatku juga berisi aduan jaring pengaman sosial (JPS) secara online.
Baik bantuan JPS pusat, provinsi, kabupaten, dana desa, terdampak Covid-19, bantuan sosial tunai (BST), maupun PKH.

Pengembangan Posko

Dikatakan Eko, sistem pengaduan terpadu itu merupakan pengembangan dari posko JPS yang bersekretariat di Kantor Dinsos PPKB. Tindaklanjutnya, sebanyak enam kecamatan akan dijadikan pilot project meliputi Mirit, Padureso, Buluspesantren, Kecamatan Kebumen, Adimulyo dan Alian.

“Aplikasi Sobatku ini akan disosialisasikan di tingkat kecamatan dan desa. Saat ini pun bisa dibuka melalui website www.sobatku.com. Ke depan menggunakan go.id,” jelas Eko.

Kabid Penanganan Kemiskinan dan Linjamsos pada Dinsos PPKB Kebumen
Ika Kusuma Siswandari selaku inovator aplikasi Sobatku menyampaikan data
terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) atau yang biasa disebut BDT.

Dari data per Oktober 2020 tercatat
sangat miskin sebanyak 19.713 KK, miskin 32.484 KK, hampir miskin 35.694 KK, rentan miskin 58.393 KK, dan menuju middle class 53.688 KK . Totalnya sebanyak 198.871 KK.

Untuk penerima sembako tahun 2021 di Kebumen sebanyak 119.744 kelompok penerima manfaat (KPM), bantuan PKH sebanyak 64.055 keluarga.

Tinggalkan Balasan