SM/Dananjoyo : Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta, bersama KBR Brimob, Polda DIY dan Basarnas melakukan penanganan radiasi atau paparan nuklir di dalam bangunan saat simulasi kesiapsiagaan penanganan bencana kimia, biologi, dan radio aktif (KBR), di Kantor BPBD DIY, Yogyakarta, Kamis (18/3).

JOGJAKARTA, SM Network – Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta, bersama KBR Brimob, Polda DIY dan Basarnas melakukan penanganan radiasi atau paparan nuklir di dalam bangunan saat simulasi kesiapsiagaan penanganan bencana kimia, biologi, dan radio aktif (KBR), di Kantor BPBD DIY, Yogyakarta, Kamis (18/3).

Selain untuk melatih kesiapsiagaan oleh unsur gabungan, simulasi ini juga untuk mengenalkan peralatan baru yang baru saja diterima dari pusat untuk penanganan kimia, biologi, dan radioaktif.

SM/Dananjoyo : Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta, bersama KBR Brimob, Polda DIY dan Basarnas melakukan penanganan radiasi atau paparan nuklir di dalam bangunan saat simulasi kesiapsiagaan penanganan bencana kimia, biologi, dan radio aktif (KBR), di Kantor BPBD DIY, Yogyakarta, Kamis (18/3).

Unsur gabungan ini melibatkan TRC BPBD DIY, KBR Brimob, Sar Sabhara Polda DIY, SAR DIY, Basarnas, dan BATAN dengan lebih dari 60 personel.
Hal tersebut disampaikan Komandan TRC BPBD DIY Wahyu Pristiawan Buntoro saat ditemui di lokasi.

“Sebenarnya masih kaitannya dimana di Yogya ada unsur gabungan dan ini sudah terkonsolidasi sejak beberapa tahun yang lalu,” kata Pristiawan.

Pris juga menjelaskan, KBR Brimob Polda DIY baru saja menerima peralatan baru dari pusat. Dan, pada hari ini peralatan tersebut disosialisasikan atau dimanfaatkan oleh unsur gabungan untuk penanganan kimia, biologi, dan radioaktif.

“Fungsinya BPBD DIY di sini sebagai konsolidator untuk bisa memfasilitasi baik pelaksanaan ataupun operasional peralatan-peralatan tersebut,” jelasnya.

SM/Dananjoyo : Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta, bersama KBR Brimob, Polda DIY dan Basarnas melakukan penanganan radiasi atau paparan nuklir di dalam bangunan saat simulasi kesiapsiagaan penanganan bencana kimia, biologi, dan radio aktif (KBR), di Kantor BPBD DIY, Yogyakarta, Kamis (18/3).

Simulasi yang digelar ada dua jenis, yakni pertama adalah penanganan radiasi atau paparan nuklir yang dilaksanakan di dalam gedung.

Kedua, simulasi penanganan bahaya kimia karena potensi transportasi yang digelar di Jalan Kenari.

“Kita laksanakan di jalan raya, skenarionya truk pengangkut bahan kimia terjadi (kecelakaan),” pungkasnya.