Sikapi Pandemi Covid-19, Sekolah Bantu Kuota Internet Bagi Setiap Siswa

PURWOREJO, SM Network – Menyikapi pandemi Covid-19 dan sesuai kebijakan pemerintah, sekolah-sekolah di Kabupaten Purworejo masih menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara online atau dalam jaringan (daring) di tahun ajaran baru 2020/2021 ini. Upaya untuk mengurangi beban orang tua, dilakukan SMK TKM Teknik Tamansiswa Purworejo dengan memberikan bantuan kuota internet bagi masing-masing siswa.

Kepala SMK TKM Teknik Tamansiswa Purworejo, Ki Gandung Ngadina, mengungkapkan sesuai surat edaran dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, proses belajar mengajar tahun ajaran 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020. Guna mencegah dan mempercepat terputusnya penularan Covid-19, kebijakan pembelajaran jarak jauh untuk semua kelas diperpanjang hingga 30 Juli 2020 dan akan dievaluasi sesuai status kedaruratan Covid-19.

“Sehingga proses pembelajaran di SMK TKM Teknik Purworejo dilaksanakan dengan sistem daring sejak 14 Juli. Sebelumnya, untuk kelas X ada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan siswa sempat masuk ke sekolah pada 13 Juli, tapi malamnya ada surat edaran itu sehingga MPLS kami hentikan,” ungkap Gandung, Selasa (28/7).

Dengan demikian, lanjut Gandung, proses belajar mengajar di SMK TKM Teknik Purworejo masih dilaksanakan secara daring. Hanya saja, untuk pelaksanaan pelajaran kelompok C yakni pelajaran praktik, rencananya akan tetap dilaksanakan dengan menerapkan protokol pencegahan Covid-19, seperti dilaksanakan secara bergantian dengan jumlah siswa dibatasi.

Guna membantu meringankan beban orangtua siswa, dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh pihak sekolah juga membantu kuota internet bagi seluruh siswa berupa pulsa per siswa senilai Rp 50 ribu. “Bantuan kuota internet ini sudah kami lakukan empat kali selama pandemi Covid-19,” kata Gandung.

Gandung menambahkan, pada tahun ajaran 2020/2021 pihaknya menerima 360 siswa baru dari 531 pendaftar. Sebanyak 360 siswa tersebut terbagi dalam 10 kelas di empat kompetensi keahlian (komli) yakni komli teknik instalasi tenaga listrik, teknik mekanik industri, teknik pemesinan, serta teknik komputer dan jaringan. Menurut Gandung, proses seleksi dilaksanakan dengan ketat termasuk dengan wawancara secara langsung terhadap calon siswa.


Panuju Triangga

Tinggalkan Balasan