SM/Arif Widodo - BUDIDAYA LELE : Warga Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung, Kebumen membudidaya lele di pekarangan rumah.

KEBUMEN, SM Network – Menyiasati nganggur di tengah pandemi Covid-19, warga Dukuh Grigak Desa Plumbon Kecamatan Karangsambung, Kebumen berinovasi dengan ide kreatif.

Usaha yang baru dirintis sekitar 4 bulan lalu itu dikelola bersama 13 orang. Mereka yang tergabung dalam Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) ‘’Grigak Tirta Lestari’’ Desa Plumbon itu memanfaatkan pekarangan sekiitar rumah untuk usaha budidaya ikan lele. Caranya dengan membuat 10 kolam berbentuk kotak atau segi empat di dua lokasi yang berbeda.

Ketua Pokdakan Hartoyo menjelaskan, dirintisnya budidaya ikan lele ini berawal dari keprihatinanya melihat banyaknya pengangguran akibat terdampak pandemi Covid-19. Di sisi lain dirinya juga ingin usaha ini dapat merangsang minat masyarakat agar gemar memakan ikan karena memiliki gizi yang baik.

‘’Saya prihatin melihat pengangguran saat ini cukup banyak. Sementara potensi yang ada tidak dimamfaatkan. Jadi kita bentuk kelompok usaha ini yang tujuanya tidak lain adalah untuk mengurangi pengangguran dan sekaligus mengajak amsyarakat untuk gemar makan ikan,’’ ’’ucap pria yang akrab disapa Bang Toyo itu.

Menurutnya, dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah itu pun bisa menjadi salah satu tambahan penghasilan pangan bagi masyarakat. Terlebih potensi yang ada di desa cukup menunjang jika dikelalola dengan baik.

‘’ Kita juga ingin membuktikan bahwa desa plumbon juga memiliki potensi yang bagus jika dikelola dengan baik seperti desa lainnya,’’ujarnya.

Lebih jauh Bang Toyo mengatakan, dipilihnya ikan lele karena jenis ikan tersebut mudah dibudidayakan. Untuk sementara, kini telah ada sekitar 6000 bibit indukan dan 70 ribu hasil penetasan ikan lele. Meski baru pemula, namun dirinya yakin bahwa usaha ini nantinya akan maju dan berkembang, dengan catatan harus dirawat secara konsinten dan sungguh sungguh.

‘’ Kita memang masih pemula, tapi saya yakin jika ini dirawat dengan sungguh suingguh dan konsisten, pasti nantinya bisa berkembang,’’ imbuhnya.

Selain ikan lele, rencananya ke depan budidaya jenis ikan lain juga akan dikembangkan, seperti ikan bawal dan patin. Untuk itu pihaknya berharap pemerintah bisa lebih peduli sehingga dapat membantu agar pengembangan usaha masyarakat kedepan bisa lebih berkembang.

‘’ Kita berharap pemerintah bisa tanggap dan mau membantu kami terutama dalam hal perlatan maupun logistik agar usaha budidaya ikan ini kedepan bisa berkembang,’’harapnya.

Adapun untuk hasil panen perdananya ikan lele ini akan dijual dengan harga murah ke masyarakat, dengan harapan dapat memancing minat masyarakat untuk gemar memakan ikan.

‘’ Rencananya kalo sudah panen ikan ini akan kita jual dengan murah agar masyarakat terangsang gemar memakan ikan,’’ jelas Bang Toyo.