Serapan Anggaran Dinilai Masih Rendah

KEBUMEN, SM Network – Fraksi Gerindra DPRD Kebumen mencermati masih tingginya sisa lebih pembiayaan anggaran ( Silpa ) sebesar
Rp 202.667.918.416 dalam pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019 menunjukan bahwa serapan anggaran belanja daerah tidak maksimal.

“Dengan masih tingginya SILPA ini maka bisa dimaknai bahwa apakah Pemerintah Daerah masih kurang matang dalam melakukan perencanaan? Tentunya hal ini akan merugikan masyarakat, karena kinerja birokrasi menjadi kurang maksimal,” kata Ketua Fraksi Gerindra Supriyanto usai paripurna dengan agenda pemandangan umum fraksi atas pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2019, Rabu (10/6).

Dikatakan, jika besarnya Silpa yang dimaksudkan tersebut untuk efisiensi, maka ada kesalahan dalam perencanaan belanja daerah. Sedangkan jika besarnya Silpa dianggap karena terlampauinya target pendapatan, maka sesungguhnya
Pemerintah Daerah mempunyai potensi pendapatan yang jauh lebih besar dari pencapaian saat ini.

Mengenai perolehan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) yang diperoleh 6 kali berturut-turut dari BPK RI, pihaknya melihatnya justru kontradiksi dengan kondisi masyarakat di daerah ini yang angka kemiskinannya masih tinggi. Juga bertolak belakang dengan kondisi lainnya seperti banyaknya masyarakat yang mengidap penyakit HIV/AIDS serta tingginya angka stunting dan AKI /AKB (angka kematian ibu/bayi)

“Ditambah lagi dampak adanya pandemi Covid-19,” jelasnya. (10/6).

Adapun mengenai capaian kenaikan realisasi pendapatan sebesar 6,77 persen dibanding tahun 2018, serta capaian target pendapatan tahun 2019 sebesar 100,38 persen atau Rp 2.818.494.983.540, mendapat apresiasi. Demikian juga Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tercapai target 100.53 persen atau Rp 409.163.433.329. Namun dalam rincian retribusi daerah, ternyata realisasinya hanya 82,18 persen atau Rp. 27.141.726,792. Sehingga memunculkan kerancuan.

Hal sama juga mendapat sorotan dari fraksi lainnya yang menyampaikan secara bergantian dalam paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kebumen Sarimun.


Arif Widodo

Tinggalkan Balasan