Seni Aquascape Butuh Dukungan Pemerintah

WONOSOBO, SM Network – Seni mengatur tata letak tanaman air, batu dan juga kayu di dalam sebuah akuarium atau yang lebih dikenal dengan nama aquascape bisa menjadi bisnis yang menjanjikan.

Sayangnya, kurangnya dukungan pemerintah dalam mengembangkan ekonomi kreatif tersebut membuat masyarakat belum begitu familiar meskipun di beberapa kota seperti Magelang pemerintah secara nyata telah mendukung pengembangan bisnis aquascape yang kini cukup berkembang dan menjadi tren.

Salah satu pelaku usaha aquascape yang tergabung dalam komunitas aquascape Wonosobo, Ristianto mengatakan, dukungan pemerintah dalam mengembangkan ekonomi kreatif tersebut masih kurang. Padahal menurutnya, Wonosobo yang merupakan Kabupaten dengan udara yang cukup dingin sangat cocok untuk berbisnis aquascape.

Tanaman air yang biasa digunakan untuk bahan pembuatan aquascape sangat mudah hidup di Wonosobo, bahkan beberapa tumbuhan air masih bisa dicari di alam. Selain tumbuhan air, banyak bebatuan hias yang digunakan untuk aquascape tersedia di alam Wonosobo.

Dirinya mengatakan, bebatuan di Wonosobo banyak diminati pecinta aquascape dari luar daerah. Karakteristik yang khas dan motif yang indah menjadikan bebatuan Wonosobo menjadi primadona bagi pecinta aquascape.

“Sumber daya alam kita sudah mendukung, namun masih minim dukungan dari pemerintah untuk mengenalkan aquascape kepada masyarakat,” ujarnya di acara Wonosobo aquascape exhibition 2020 di Convention Hall Trio Jaya Wonosobo, Minggu (1/3).

Senada dengan Ristianto, Nardi yang merupakan ketua penyelenggara Wonosobo aquascape exhibition 2020 mengatakan, perlunya dukungan pemerintah dalam membantu mengenalkan potensi aquascape yang ada di Wonosobo.

“Kita perlu dukungan dari pemerintah. Komunitas aquascape wonosobo belum begitu dikenal di kota sendiri, tapi duluar kota kita malah cukup terkenal. Banyak teman-teman komunitas yang menjuarai event aquascape bersekala nasional. Seperti beberapa hari lalu, teman kita ada yang juara di salah satu event ayang ada di Jogja,” paparnya.

Dengan adanya event tersebut dirinya berharap masyarakat Wonosobo lebih mengenal tentang seni aquascape sehingga dapat meningkatkan ekonomi kreatif bagi para pelakunya.

“Semoga masyarakat akan lebih mengenal aquascape dengan adanya event ini. Jadi ekonomi para pelakunya bisa terangkat, selain itu bisa mendatangkan wisatawan luar daerah untuk dating ke Wonosobo dalam event serupa,” pungkasnya.


Adib Annas M

Tinggalkan Balasan